Prajurit Kodam Ikut Permildas

Untuk Tingkatkan Disiplin Personil

PALEMBANG, SuaraSumselNews – PROGRAM latihan Minggu Militer dari Pimpinan TNI AD merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu keempat atau minggu terakhir.

Dan dimanfaatkan, prajurit, PNS TNI Kodam II/Sriwijaya, Korem 044/Gapo. Dan laksanakan latihan Peraturan Militer Dasar (Permildas) khususnya Peraturan Penghormatan Militer (PPM) yang dipusatkan di lapangan Jasdam II/Sriwijaya Palembang.

Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme prajurit di tiap-tiap satuan. Kajasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf M. Arif Suryandaru sebagai koordinator latihan mengatakan, Permildas satu cara bentuk disiplin prajurit.

‘’Orang yang biasa disiplin, dalam jiwanya sudah tertanam sifat keteraturan, rasa peka dan peduli terhadap lingkungannya. Juga dapat menumbuhkan ketenangan, percaya diri, kemandirian dan keakraban terhadap disekelilingnya,” terang Kolonel Arif.

Kajasdam menegskan, tujuan latihan ini untuk mengingatkan kembali kepada seluruh parajurit Kodam II/Swj tentang ketentuan yang harus dipedomani berkaitan dengan penghormatan militer. Dan diharapkan tak ada pelanggaran yang diakibatkan kesalahan dalam perlakuan terhadap atasan.

“Kita sama-sama mengingat kembali tentang peraturan penghormatan militer yang tercantum dalam Peraturan Panglima TNI (Perpang) Nomor 45 Tahun 2014 yang akan diperagakan oleh Tim Peraga,” ujar Kajasdam.

Latihan hari pertama yang diikuti 700 personel ini, selaku koordinator materi Mayor Chb Rozikin Pemen Jasdam II/Sriwijaya. “PPM bertujuan membentuk suatu ikatan jiwa yang kuat, kedalam maupun keluar. Dan hanya dapat dicapai  dengan pernyataan saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan tertib sempurna dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Latihan Permildas PPM, materi yang disampaikan meliputi penghormatan perorangan bersenjata maupun tanpa senjata. Dan penghormatan secara berkelompok dengan bersenjata dan tanpa senjata. Penghormatan dari bawahan kepada atasan, baik kepada atasan langsung berpangkat Pati maupun Pamen kebawah. Dan atasan tak langsung berpangkat Pati maupun Pamen kebawah serta penghormatan saat sedang berkendara. (*)

laporan : winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *