PALEMBANG, SuaraSumselNews — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) sesuai komitmennya dalam memperluas akses listrik hingga ke pelosok negeri.
Kali ini, PLN UID S2JB melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sumsel dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang bersiap membangun jaringan distribusi listrik untuk empat desa di Kabupaten Musi Banyuasin.
Ya, masing- masing, Desa Lubuk Bintialo, Desa Pangkalan Bulian, Desa Sako Suban, dan Desa Muara Merang. Dan
pemasangan jaringan ini akan melintasi kawasan Hutan Produksi Terbatas Meranti Sungai Kapas dan Hutan Produksi Tetap Mangsang Mendis dengan total luasan sekitar 14,63 hektare.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui perjanjian kerja sama antara Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Perjanjian ini juga menjadi pedoman operasional bagi PLN dalam pemanfaatan kawasan hutan untuk pembangunan infrastruktur listrik masuk desa, yang tidak hanya membuka akses energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Penandatanganan Naskah Perjanjian Kerjasama Penggunaan Kawasan Hutan untuk kegiatan pemasangan jaringan listrik dilakukan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel H H.Koimudin, Sekda Musi Banyuasin Dr. Apriyadi MSi dan Manager UP2K Sumsel Ferdinan Damanik di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel pada 4 Juli 2025.
“Kami menyambut baik penandatanganan ini karena semua kendala di awal proses, tahapan perijinan dan prosedur panjang telah terlewati, kini kami percayakan pembangunan jaringan listrik sepenuhnya kepada PLN demi masyarakat muba” jelas Koimudin
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Adhi Herlambang, menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi dukungan penting dari misi besar PLN dalam mendorong pemerataan energi berkeadilan di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
“Kami tidak hanya memasang jaringan listrik, tapi membangun konektivitas baru bagi masyarakat. Dengan akses listrik yang stabil, warga dapat mengembangkan pertanian berbasis teknologi, memaksimalkan komunikasi digital, dan pada akhirnya meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemkab Musi Banyuasin dan Dinas Kehutanan Sumsel atas dukungan yang telah diberikan” ujar Adhi Herlambang. (*)







