Pendapatan Menurun Pelayanan Tetap Maksimal

PDAM Tirta Musi Butuh 1 Triliun Untuk Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Dietengah Pandemi Covid-19 di Kota Palembang, PDAM Tirta Musi Palembang terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada pelanggan meskipun bulan April pendapatan PDAM Tirta Musi mengalami penurunan di bandingkan bulan Maret akibat dampak pandemi Covid 19.

Selama pandemi Covid 19 PDAM tidak melakukan pembacaan meteran pelangan, tagihan pelangan berdasarkan pembayaran tiga bulan terakhir, PDAM juga telah mengratiskan pembayaran untuk kategori pelangan 1A, 1B, 1C dan rumah tangga MBR kategori rumah sangat sederhanana dan banyaknya pelangan yang menunda pembayaran.

Selain itu PDAM terus meningkatan mutu air dengan menambah desinfektan pada air, ungkap Dirut PDAM Tirta Musi Palembang Ir Andi Wijaya di ruang rapat PDAM, Kamis (14/5/2020).

“Dari tahun 2010 hingga tahun 2018 pendapatan PDAM terus meningkat setiap tahunnya. Tahun 2018 meningkat 4 kali lipat yakni 115, 26 Milyar ini merupakan prestasi PDAM sehingga dapat menyumbang PAD, 26 Milyar ke pemerintah kota,” jelasnya.

Walaupun pendapatan meningkat PDAM tetap mengutamakan fungsional efektivitas biaya.

“Demi menjaga fungsional dan efektivitas biaya sampai saat ini PDAM belum memugar gedung, masih memakai gedung lama, yang terpenting masih bisa digunakan selalu bersih dan rapi,” ungkap Andi

Dirut PDAM Tirta Musi Palembang Ir Andi Wijaya.

Diakui Andi belum sepenuhnya pelangan kota Palembang mendapat pelayanan yang baik terutama di kecamatan Sako, Kalidoni. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan di wilayah ini. tahun 2021 PDAM akan membangun boster di Kalidoni.

“Insya Allah jika tidak di delay karena covid 19, pembagunan boster Kalidoni siap dilaksanakan 2021, dan tahun ini telah dilaksanakan proyek perluasan intake 1 ilir,” tuturnya.

Andi mengungkapkan untuk tahun 2020 permasalahan air di wilayah Barat Palembang selesai, selanjutnya akan fokus di wilayah Timur.

Tahun 2020, PDAM Tirta Musi Palembang akan melakukan Pemasangan Baru (PB) sesuai target mencapai 9.120 sambungan baru (SB) hampir seluruh wilayah Kota Palembang.

“Kebanyakan PB PDAM terbesar itu di Seberang Ulu karena dilihat dari kapasitas memang sudah siap, sedangkan untuk Seberang Ilir hanya sebagian saja,” jelas Andi Wijaya.

Untuk proyek Ilir timur, Dirut PDAM menjelaskan akan dilakukan perluasan penambahan tampungan air yang bisa disalurkan kepada pelanggan, bertujuan meningkatkan produksi air di wilayah 3 Ilir, Sematang Borang, supaya terselesaikan untuk sementara waktu.

“Tahun 2021 dibangun dan 2022 proyek pembangunan itu terselesaikan, namun karena situasi Covid-19 bisa di undur tahun 2023 terutama dalam perluasan Ilir timur,” terangnya.

Proyek ini harus dikembangkan dari tahun 2019 sampai tahun 2023 untuk PDAM Tirta Musi Palembang, membutuhkan dana hampir satu triliun rupiah. Diharapkan sesuai prediksi bisa memenuhi pelanggan sampai tahun 2021, pungkasnya.

Bagi pelanggan PDAM bisa menghubungi call center, jika ada keluhan di nomor 0711-355222 atau WA 08117888282, buka jam 6 pagi sampai 10 malam. Kami siap melayani. (@)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *