oleh

Omicron Sudah Masuk Sumsel

Dinkes Minta Warga Perketat Prokes

PALEMBANG, SuaraSumselNews | WASPADA !!! Kasus penyebaran Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai meningkat. Per tanggal 4 Februari 2022, terjadi penambahan 116 kasus.
Bahkan, Dinas Kesehatan juga mengkonfirmasi terdeteksi adanya varian Omicron masuk ke Sumatera Selatan.

“Iya di Sumsel sudah ada satu kasus varian Omicron,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy saat dikonfirmasi, Sabtu (5/2).

Meski begitu, Lesty menanggapi Omicron sebagai varian Covid-19 tersebut dengan santai lantaran tidak lebih ganas, hanya saja lebih cepat menular. Sehingga, untuk penetapan varian Omicron ini memang cukup lama karena butuh pemerikasaan lebih lanjut.

“Setidaknya butuh waktu lebih dari dua Minggu sampai ada hasilnya dari pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari pusat. Dan untuk yang di Sumsel baru kemarin diinfokan,” katanya.

BACA JUGA:  HPN di Kendari Menjadikan Pers Lebih Dewasa dan Bermartabat

Menurutnya, untuk hasil pemeriksaan tersebut varian Omicron atau bukan, bukanlah hal utama melainkan yang terpenting yakni pemeriksaan PCR, jika positif ditindaklanjuti atau antigen, dan kalau memang positif Covid-19 diisolasi.

Sehingga, jangan dipermasalahkan omicron atau bukan, yang penting tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes). Karena omicron juga bagian dari Covid-19, hanya saja lebih cepat penularannya.

“Yang penting Prokes harus diterapkan dengan disiplin, karena memang saat ini sedang terjadi peningkatan kasus Covid-19. Untuk itu diimbau disiplin Prokes, jangan kendor,” pesannya.

Lesty menekankan, yang perlu diperhatikan bahwa memang sedang ada penambahan kasus Covid-19, tapi Prokes terlihat mulai kendor padahal Prokes harus tetap dijalankan dengan disiplin.

BACA JUGA:  Wako Pagaralam Lantik 88 Pejabat Esselon Tiga

“Karena omicron juga Covid-19, hanya beda varian, tidak lebih ganas hanya lebih cepat menular. Sedangkan untuk penetapan Omicronnya butuh waktu lama, setidaknya butuh waktu dua Minggu dan itu rata-rata yang terpapar sudah sembuh,” papatnya. (©)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.