PALEMBANG, SuaraSumselNews | KELUARGA Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sumsel Care Guyub dengan mengangkat tema “Rukun Hijaukan Bumi Sriwijaya” yang dilaksanakan di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Sabtu (25/2/23).
H Joncik Muhammad sebagai Ketua Pengurus Daerah (KAGAMA) Provinsi Sumatera yang dan menjabat Bupati Empat Lawang juga sebagai Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam
(KAHMI) Sumsel mengatakan,
Kagama itu harus berbuat untuk bangsa dan negara untuk masyarakat lingkungan, makanya guyub rukun bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Dijelaskan Joncik, insha Allah kegiatan Kagama Care dengan menanam pohon, melepas burung dan menebar ikan benih akan bermanfaat. Mungkin 10 tahun kedepan untuk pendatang yang kesini betul betul bisa dirasakan manfaatnya oleh anak cucu kita terutama masyarakat kota Palembang sekitarnya.
” Sekali lagi Kagama itu hadir di tengah tengah masyarakat insha Allah bermanfaat,” tegasnya.
Dia mengungkap, salah satu Program Kagama untuk tahun ini yaitu Hafizh Ramadhan. Kemudian setelah Hari Raya Idhul Fitri kita akan menggelar syawalan dan pelantikan. Setelah itu kita akan keliling ke pengcab pengcab di komunitas yang ada. Juga kita akan mengadakan kegiatan Kagama ini bukan hanya di Palembang saja tetapi ke kabupaten-kabupaten seperti Pagaralam, Linggau dan lain lain,” ungkapnya.
Menurut Joncik, Kagama Sumsel saat ini memiliki anggota sedikitnya 1000 anggota yang terdaftar. Kegiatan hari ini dihadiri dari berbagai kabupaten, perusahaan, komunitas Korcab dan Pengcab dari Prabumulih, Empat Lawang, Pali, Banyuasin, Sampoerna Grub, tehnik Pertamina dan Pusri,” bebernya.
Sementara, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel, Dr. drh. Jafrizal MM, menambahkan, kegiatan hari ini kita menebar 4000 benih ikan. Masing-masing, Ikan nila dan patin. Ada juga 50 burung yaitu burung kutilang dan perkutut.
“Selain itu, penanaman 100 batang pohon buah buahan, seperti mangga lengkeng nangka dan lain sebagainya,” urainya.
Dia menerangkan, kegiatan ini, kita meminta untuk spacenya Kagama di taman purbakala kerajaan Sriwijaya untuk menjadi taman buah. Dengan ketersediaan sumber daya ikan di perairan semoga bisa bermanfaat untuk alam lingkungan dan juga masyarakat sekitar,” pungkasnya.(*)
laporan : winarni








