ICMI Sumsel Cari Sosok Berkualitas

PALEMBANG, SuaraSumselNews- Memilih sosok pemimpin memang tidak gampang. Terutama yang memiliki komitmen untuk memajukan daerah. Selain sosok tersebut harus cerdas, mereka membutuhkan kerja keras dan memiliki komitmen untuk membangun daerah.

Ketua Umum ICMI Indonesia, Jimly Assidiqie mengajak masyarakat untuk cerdas memilih sosok pemimpin daerah. Jangan hanya pemimpin yang berkualitas, tapi juga berintegritas.

Menurut Jimly, cerdas dan berintegritas sama pentingnya. Dari pengalamannya, hal itu dapat dibuktikan dari pengalamannya dan pengetahuannya. “Kita dapat melihat caranya berpikir dari debat yang digelar KPU dan dilanjutkan dengan debat di forum-forum lainnya, undang keempat pasangan calon, biar masyarakat lebih partisipatif,”  ujar Jimly.

Dukungan media sangat penting.  Yang paling penting, apa arti partisipasi dengan keaktifannya, dapat diketahui. Karena masyarakat tidak semuanya bisa hadir di acara. Karena terbatas, media yang membantu harus menunjukkan secara adil dan tidak berpihak,” jelas Jimly pada acara sarasehan mencari pemimpin Sumsel yang berkualitas yang digelar  Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI)  Sumsel, di Grand Inna Daira Ballroom Palembang, Kamis (5/4/2018).

Acara itu dihadiri Ketua Umum ICMI Pusat, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin  serta para aktivis atau praktisi dii Sumsel dan mahasiswa se-Sumsel. “Ya, mudah-mudahan pemimpin yang dipilih sangat berkualitas,” ujar Jimly saat memberi sambutan dalam acara itu.

Saat membuka acara sarasehan tersebut, jimly mengatakan, kegiatan itu sangat penting. Apalagi menjelang pilkada. Penting dan mengingatkan masyarakat untuk berpikir cerdas memilih.  Menurut Jimly, jangan hanya pemimpin yang berkualitas, tapi juga berintegritas.

Kalau untuk kualitasnya, kata Jimly, harus dilihat dari track record menyangkut integritasnya, bagaimana mereka bisa meneruskan apa yang sudah baik, karena tidak mudah mencari sosok pimpinan yang sukses dalam dua periode seperti Alex Noerdin

Sementara itu, Ketua Umum ICMI Sumsel,  Prof Dr Anis Saggaf mengatakan, acara itu harusnya digelar tiga bulan lalu. Karena sebelum ditetapkan pencalonan. Tapi karena memang kesibukan dan hal-hal yang lain baru bisa melaksanakannya sekarang.

“Tapi tetap kita ingin adakan karen asangat penting untuk menjaga masyarakat agar cerdas sampai pilkada di sekitarnya, agar  tak terjadi keributan,” ujar Anis.

Agar Sumatera Selatan bisa maju,  pemikiran-pemikiran bisa disampaikan ke para pakar. Siapapun yang menang dia akan Jadi konsep untuk tambahan. Insya Allah, yang hadir ini para akademisi dan pakar-pakar dan alim ulama. Kita punya kewajiban menjaga itu secara kondusif,” kata Anis.

Selain itu,  Anis juga mengungkap, kali ini ia mengajak semua orang untuk menyukseskan penyelenggaraan pilkada. Agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang berkualitas dan dapat memajukan Sumsel.

Liputan:  Winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar