Generasi Millenial Tertib Lalin

Bupati Apresiasi Kapolres Ogan Ilir

INDRALAYA, SuaraSumselNews |
DIHALAMAN Mapolres Ogan Ilir, Senin pagi (11/2) dilaksanakan kegiatan 1 juta orang mendukung Millenial Road Safety Pestival.

PPKegiatan bertema mengajak kaum mellenial untuk cinta lalu lintas dan wujudkan Indonesia yang gemilang.

Drs Zainal Fanani, MSI Ketua Panpel dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan kerja sama dengan Polres Ogan Ilir. Utamanya dalam rangka berperan aktif sukseskan budaya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya.

Peserta terdiri dari para pelajar tingkat SMA se Kabupaten Ogan Ilir. Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad dalam sambutannya mengatakan menyambut baik kegiatan ini bahkan kedepan akan ditingkatkan lagi sehingga para generasi Millenial benar-benar taat berlalu lintas ketika berhubungan dengan jalan raya.

Terhindar dari pengaruh narkoba, dan menjadi generasi penerus yang dapat mengisi kemerdekaan negara tercinta Republik Indonesia.

Sementara, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam menegaskan,,, mengapresiasi Kapolres Ogan Ilir dan panitia yang melaksanakan kegiatan mellenial road safety pestival.

Bupati juga mengapresiasi para peserta yang terdiri dari para pelajar tingkat SMA. “Kalia adalah para generasi penerus harapan bangsa. Jangan sia-siakan masa muda yang sangat menentukan kehidupan dimasa mendatang.

Bupati berpesan, jauhi narkoba, sekalipun hanya coba-coba. Pengaruh narkoba sangat berbahaya bagi generasi bangsa, Dan bisa menghancurkan diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa.

Bupati berpesan bahwa dalam rangka tahun politik jangan terpengaruh dengan berita hoax dan menyebarkannya.

Janganlah menjadi generasi yang melawan hukum,baik dalam berlalu lintas dijalan maupun dimasyarakat.

Juga ustadz Salman Aljogjawi mantan gitaris Della onseven dalam tausihnya, tanda-tanda disayang Allah adalah kita selalu berzikir kepadaNya.

Dikstakan, hidup ini perjuangan dan pengorbanan. Untuk menjadi gitaris terkenal perlu usaha dan latihan yang banyak.Demikian untuk menjadi orang yang disayang Allah juga perlu perjuangan dan pengorbanan yang besar.

Tidak serta merta jadi terkenal atau disayang Allah. Oleh karenanya kepada generasi Millenial harus sejak dini menempa dirinya dengan pendidikan yang bermanfaat,baik bagi dirinya maupun masyarakat. Kehidupan ini adalah proses, untuk mengahasilkan yang terbaik tentunya harus dengan proses yang baik. (*)

laporan : gusti ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

Berita Terkait