BANYUASIN, SuaraSumselNews | TINDAK lanjut arahan Kakanwil KemenkumHAM Sumsel Harun Sulianto terkait percepatan vaksinasi bagi warga binaan pemasyarakatan, Kepala Lapas Narkotika Banyuasin Royhan Al Faisal, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Koordinator Badan Intelijen Nasional Daerah (BINDA) Sumsel, wilayah Banyuasin Letnan Kolonel CPL Gusra Muttaqin.
Bahwa dari pertemuan tersebut, rencanakan akan digelar vaksinasi pada Sabtu (16/4) untuk 523 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin.
Menurut Kalapas saat ini ada 1.104 WBP dan tahanan Lapas Narkotika Banyuasin. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.095 orang sudah di vaksin pertama. Sedangkan 591 orang sudah di vaksin kedua. Serta untuk jumlah WBP yang telah di vaksin tahap ke 3 (booster) sebanyak 509 orang .
”WBP yang belum mendapat vaksin hanya 4 orang. Dan mereka sedang dalam perawatan medis di Lapas. Dan nantinya jika sudah sembuh akan di vaksin,“ ujar Royhan.
Terkait data WBP dan tahanan yang belum ada NIK, pihak lapas telah koordinasi dengan Donas Dukcapil Kabupaten Banyuasin untuk ditindak lanjuti.
Juga Kakanwil KemenkumHAM Sumsel Harun Sulianto telah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Sumsel, Pemkab/Pemkot se Sumsel, pihak TNI-Polri, Binda Sumsel, dan seluruh pihak yang telah membantu percepatan vaksinasi WBP dan tahanan pada Lapas/Rutan di Sumsel.
Selain itu, Kepala BINDA Sumsel Brigjen TNI Armansyah, S.H pada Rabu lalu (6/4) mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Joko Widodo dalam program percepatan vaksinasi menuju Indonesia Herd Immunity 2022. Dalam percepatan vaksinasi ini, Binda Sumsel akan melaksanakan vaksinasi dengan target capaian 300.000 dosis setiap bulannya dan 10.000 dosis setiap hari di 17 Kabupaten /Kota yang ada di Provinsi Sumsel. (*)
laporan ; winarni





电报下载提供中文版本的Telegram下载。不仅有pc电脑桌面版,还有苹果手机和安卓APK版本可供选择。纸飞机app是一款超10亿用户的聊天应用,其卓越的安全性和稳定性深受用户青睐。