PALEMBANG, SuaraSumselNews | DOKUMENTASI Project Secara Digital (PSD) saat ini digalakan. Hal itu dilakukan seiring dengan perkembangan zaman dalam mendukung penggunaan kertas atau paperless. Makanya, melalui workshop Building Information Modeling (BIM) Manajemen Aset Jalan Berbasis 3D dislelenggarakan oleh Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Sumsel.
Adanya program tersebut membantu pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kedepannya dalam pembangunan. Dimana data yang ada sudah digitalisasi dan tersimpan dengan baik sehingga bisa digunakan untuk tahapan-tahapan lainnya.
Penegasan ini diungkapkan Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBJN Sumsel, Susan Novelia pada media ini, Selasa (25/10).
Dikatakan Susan bahwa tujuannya untuk membangun informasi dalam model manajemen asset melingakupi asbuilt drawing dan peta pembebasan lahan dalam bentuk 3D. dengan model 3D akan lebih mudah memahami kondisi permasalahan di lapangan. Sehingga lebih mudah dalam melakukan manajemen asset dan pengelolaan dokumen asbuilt drawing yang dimiliki oleh BBPJN Sumsel.
“Workshop ini sebagai langkah untuk maju ke tahap berikutnya dalam BIM bagi BBPJN Sumsel untuk mengintegrasikan seluruh tahapan konstruksi dan pembiayaan dalam model tiga dimensi. yang telah ada,” terangnya.
Selain itu Susan menambahkan, workshop diadakan untuk mematangkan progress BIM yang sudah dilakukan oleh Bina Marga sesuai dengan visi misi menuju PUPR 4.0 untuk melakukan transformasi digital dalam bidang konstruksi jalan. “Dengan merubah metode pelaksanaan konstruksi yang memanfaatkan BIM,” tukasnya.
Kendati demikian menurutnya setelah pelaksanaan workshop dapat meningkatkan efisiensi melalui proses otomatisasi, integrasi pekerjaan dan adanya kolaborasi antar pemangku kepentingan mulai dari tahap perencanaan teknis, konstruksi, operasional, hingga pemeliharaan.(*)
laporan : winarni








Telegram中文版下载 是一款注重隐私和安全的消息应用,提供端到端加密聊天等功能。