BANYUASIN, SuaraSumselNews – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Erwin Ibrahim, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang–Betung.
Hal itu disampaikan saat menghadiri rapat koordinasi di Gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Jumat lalu (12/9).
Dalam rapat yang dipimpin Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Mayjen TNI (Purn) Kasuri tersebut, Erwin hadir mewakili Bupati Banyuasin bersama sejumlah pejabat daerah.
Pertemuan juga dihadiri Sekda Sumsel Edward Candra serta perwakilan kejaksaan dan kepolisian.
Erwin menjelaskan, kendala utama pembangunan masih terkait proses pengadaan tanah dan sengketa lahan masyarakat. Ia menyebut salah satu seksi tol terkendala klaim kepemilikan, sehingga perlu fasilitasi lebih cepat dari semua pihak.
“Kami dari Pemkab Banyuasin hadir memenuhi undangan KSP bersama instansi terkait. Fokus kita adalah percepatan pembangunan jalan tol Palembang–Betung, khususnya terkait pengadaan tanah yang masih berproses,” ujar Erwin.
Selain lahan masyarakat, terdapat pula dermaga milik Dinas Perhubungan yang masuk dalam trase tol. Menurut Erwin, hal tersebut telah dibicarakan dengan pihak Hutama Karya agar segera dilakukan relokasi dan pembangunan fasilitas pengganti.
Ia juga berharap target fungsional tol Palembang–Betung pada Maret 2026 bisa tercapai. Menurutnya, keberadaan tol akan sangat membantu mobilitas warga dan mempercepat distribusi logistik di Sumatera Selatan.
“Diharapkan semua pihak dapat berkolaborasi mendorong percepatan. Tol ini akan sangat berdampak bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat Sumsel,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh Pemkab Banyuasin, Erwin optimistis pembangunan tol strategis nasional tersebut dapat rampung tepat waktu. Ia menyebut sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan proyek ini. (*)




