Puskesmas PTPN VII Gelar Donor Darah
PALEMBANG, SuaraSumselNews – BERSAMAAN peringatan HUT RI ke 73, Puskesmas Unit Kantor PT Perkebunan Nusantara (PN) VII Kantor Perwakilan Sumatera Selatan, bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, menggelar donor darah.
Donor darah yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Perwakilan Sumsel tersebut, Sabtu pagi (18/8), di ikuti 23 pendonor. ”Sebenarnya kita berharap bisa mendapatkan sedikitnya 30 pendonor darah. Tapi, yang bisa hadir hanya 23 orang,’’ jelas Tri Lasandy.
Kata Tri yang juga sebagai Kepala Puskesmas disini, dia mengakui hal itu disebabkan banyaknya teman-teman dikantor mutasi kerja ke unit-unit lainnya. Dan kebetulan yang pindah itu sebagian besar adalah pendonor darah tetap,” ujarnya.
Menurut Tri Lasandy, donor darah bermanfaat bagi banyak orang. Baik itu penerima dan pendonor. Bagi penerima tentu, dia bisa tertolong. Dan transfusi darah bisa dilakukan pada beberapa kasus. Misalnya, pasien menderita demam berdarah. Korban kecelakaan maupun penderita talasemia mayor.
”Juga pasien penderita penyakit tertentu yang harus menjalani operasi besar karena pendarahan besar. Apalagi terjadi pada saat melahirkan oleh sebagian besar wanita Indonesia,” urainya.
Bahwa talasemia mayor, Lanjut Tri Lasandy adalah penyakit yang cukup langka. Penyakit ini menyebabkan penderitanya tak bisa produksi sendiri haemoglobin di dalam tubuh. ‘’Umumnya penderita mengalami hal tersebut sejak lahir atau masa kanak-kanak. Inilah mengapa talasemia mayor disebut pula sebagai penyakit seumur hidup, penderitanya pun memerlukan transfusi darah berkala.
“Penderita penyakit ini ,tubuh pasti tidak bisa menjalankan fungsi secara normal. Layaknya anak-anak lainnya,” tambah Kepala Unit Puskesmas Kantor Perwakilan Sumsel ini.
Masih menurut Tri Lasandy, bagi mereka yang aktif donorkan darah, pasti akan mendapati jantung yang jauh lebih sehat. American Journal of Epidemology membeberkan hasil ilmiah dari hal tersebut. Penelitian membuktikan bahwa pendonor darah aktif cenderung beresiko rendah mengalami penyakit jantung.
Pendonor darah memiliki resiko 88% lebih rendah terkena serangan atau penyakit jantung. “Tak hanya itu, mereka pun mengurangi resiko hingga 33% menderita penyakit kardiovaskular lainnya.Terbukti bukan, perbuatan mulia ini tak hanya bermanfaat bagi sang penerima saja,” paparnya. (*)









访问纸飞机中文版下载,探索其丰富的功能,包括群组、频道、Bot和自定义贴纸。体验更灵活的沟通方式。