oleh

Dispora Dukung LAN Musuhi Narkoba

PEMBINAAN terhadap korban narkotika dan obat-obat terlarang, harus dilakukan dengan cara santai dan mendidik

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Dalam pertemuan dengan lima personal Lembaga Anti Narkoba Republik Indonesia (LAN RI) Sumsel, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Palembang, H Isnaini Madani, mengatakan sudah tidak zamannya lagi membina korban narkoba dengan cara tegang dan tidak melahirkan solusi yang tepat.

“Saya setuju dengan gagasan LAN yang berusaha memberikan pembinaan, melibatkan nilai-nilai seni dam budaya,” ujar Isnaini, dalam pertemuan dengan pengurus LAN Kota Palembang, di ruang kerjanya, 18 Mei 2022.

Didampingi kedua stafnya, Amrizal dan Yunus, Isnaini, mengatakan bahwa sebagai praktisi LAN, upaya untuk membina dan merehabilitasi korban narkoba dengan konsep permainan seni dan budaya, adalah cara yang tepat.

“Kami akan mendukung sepenuhnya apa yang diajukan LAN Kota Palembang,” ujar Isnaini.

BACA JUGA:  Deru ; Kuatkan Posisi Sumsel Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Menurut dia, secara psikis korban pengunaan narkoba itu membutuhkan pola pembinaan yang lembut dan mendidik kerusakan jiwanya.

Karena itu, tambahnya, mereka harus diajak untuk ikut kreatif melalukan nilai-nilai seni yang menghibur, dan memberikan apresiasi pendidikan secara kreatif.

Apalagi saat ini, ucap Isnaini, kondisi bahaya narkoba sudah sangat mengkhawatirkan.

Bahkan di Indonesia, Sumsel berada di urutan kedua setelah Jakarta. “Ini situasi yang sangat mengkhawatirkan kita,” ujarnya.

Isnaini menyatakan siap mendukung segala program LAN dalam memerangi segala usaha bandar narkoba.

“Bila perlu lakukan pembinaan dengan cara lomba menulis dan membaca puisi di Bukit Seguntang. Temanya tentu perlawanan terhadap bahaya narkoba,” imbuhnya.

Menurut Isnani, Dispora Kota Palembang siap membantu aspek program kerja LAN. Namun, katanya, kegiatan yang dilakukan harus disesuaikan jadwal kerja di instansinya.

“Minimal tiga bulan sudah harus diajukan ke Dispora Kota Palembang. Dengan demikian kita bisa mendukung secara maksimal,” ucap Isnaini

BACA JUGA:  Deru Halal Bihalal Bersama Warga 2 Desa di OKU Timur

Sementara itu, kehadiran LAN Kota Palembang ke Disdikpora, terdiri dari Idham Rianom SSos (ketua), Hermanto (sekretaris), Theresia Onna, dan Wantjik Walcott dari media online LAN dan Forum Palembang Bangkit Sumatera Selatan (FPB Sumsel).

Menurut Ketua LAN Kota Palembang, Idham Rianom, pihaknya telah menandatangani proposal kegiatan. “Ini akan kita serahkan ke Dispora untuk memohon dukungan secara maksimal,” kata Idham.

LAN, ujar Idham, berusaha sepenuhnya untuk membangun persepsi perlawanan secara maksimal. Pihaknya berusaha keras untuk membangun persepsi masyarakat agar memusuhi narkoba.

“Tak ada ruang dan tempat bagi pengembangan narkotika dan obat-obat terlarang di masyarakat kita” ujar Idham.

Maka itu, katanya, LAN berusaha sekuatnya untuk mengajak masyarakat melalukan perlawanan dan permusuhan terhadap peredaran narkoba di Kota Palembang dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Jalan Banyak Lubangnya, Warga Sempat Tanam 'Pisang Berbuah'

Jika tidak demikian, kata Idham, peredaran narkoba akan semakin meresahkan berbagai pihak.

Kepada Isnaini, Idham Rianom menjelaskan bahwa LAN Kota Palembang sudah disahkan pusat untuk menyelenggarakan program kerjanya memutuskan mata rantai peredaran narkoba.

“Pengesahan LAN Kota Palembang ini mendapatkan nilai dan posisi terbaik,” ujar Idham Rianom.

Dengan program kerja yang sudah digagas dan disetujui secara tertulis, kata Idham, pihaknya segera melaksanakanmya.

“Ada tiga cara melakukan perlawanan terhadap peredaran narkoba. Pertama penindakan, pembinaan, dan rehabilitasi terhadap korban,” imbuhnya.

Namun LAN hanya bisa melalukan pembinaan dan rehabilitasi terhadap mereka yang sudah menjadi korban pemakaian narkoba secara tak menyadarinya.

“Sedangkan ruang penindakan dilakukan pihak kepolisian. Maka itu, mari kita lawan dan memusuhi narkoba,” pungkas Idham. (*)

Laporan Anto Narasoma

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.