oleh

Dalam Kurun Waktu  24 Jam, Gubernur Sumsel Segera Tunjuk Pelaksana Bupati OKU

Deru Sampaikan Belasungkawa Mendalam pada Seluruh Warga OKU

 

BATURAJA, SuaraSumselNews | GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) atas meninggalkan Bupati OKU Drs H. Kuryana Aziz, Senin pagi (8/3).

“Kita sangat kehilangan sosok beliau ini, Saya terperanjat dengan kabar ini. Kita tidak boleh hanyut dalam duka. Sebagai manusia kita berduka.  Tetapi  sebagai pemerintahan jangan ada stagnasi,” ujar Gubernur Herman Deru saat menyampaikan sambutan  setibanya di rumah dinas Bupati OKU di Baturaja, Senin (8/3) siang.

Dengan didampingi Anggota DPR RI Hj. Percha Leanpuri, Gubernur Herman Deru mengakui jika warga OKU dan jajaran pemerintahan  merasa kehilangan sosok pemimpin. Begitu juga dengan keluarga. Namun  dia mengingatkan  khusus  jajaran Pemerintah  Kabupaten hingga tingkat desa harus tetap berjalan.

BACA JUGA:  Warga Abadikan Nama Percha Jadi Nama Jalan di Pagaralam

“Kita semua tau kondisi OKU ini.  Sepulang dari sini saya akan rapatkan. Karena  tidak elok sekarang.  Insya Allah sebelum 24 jam  keputusan sudah  ada Bupati. Forkopimda saya minta tetap kompak. Semoga kerja kita dalam  mencapai kesejahteraan masyarakat segera terwujud,” tandasnya.

Sementara itu dalam prosesi upacara pelepasan pemakaman di rumah Kabupaten OKU. Gubernur Sumsel Herman Deru bertindak sebagai irup, dalam pidato singkatnya kembali dia mengungkapkan rasa belasungkawanya.

“Saudara kita, bapak kita Drs. H. Kuryana Aziz Bupati OKU telah menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit  Charitas Palembang pukul 08.10. Beliau putra terbaik di Kabupaten  OKU.  Sampai melepaskan nafas terakhirnyapun masih menjabat Bupati OKU,” ucap Gubernur.

BACA JUGA:  Pekerjaan Koneksi Pipa, Aliran Air PDAM Seberang Ulu di Stop

HD mengajak seluruh warga OKU untuk mengikhlaskan dan bagi keluarga diberikan ketabahan menerima kenyataan ini.

“Jajaran Pemkab  OKU merasa kehilangan, meski kita kehilangan, kita mesti tetap harus menjalankan pemerintahan ini dengan baik. Sebelum 24 jam saja akan tunjuk pelaksana bupati,” paparnya.

Gubernur meminta dalam penguburan almarhum kiranya tetap dijalankan dengan protokol yang telah ditentukan.
Serta minta agar almarhum dioakan agar mendapatkan tempat yang layak di sisi sang khalik.

“Saya atasnama pemerintah mewakili keluarga almarhum. Mohon maaf jika selama beliau hidup ada kesalahan. Mohon doa untuk beliau agar diterima disisi  Allah SWT,” ucap Deru.

Adapun dalam prosesi upacara pelepasan jenazah di rumah kabupaten OKU ini, nampak Bupati OKU Timur H. Lanosin, Bupati OKU Selatan, Popo Ali, unsur Forkopimda OKU, Sekda OKU, Kepala OPD, Camat, Lurah dan kades.(*)
laporan ; winarni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.