Capai Target Vaksinasi Lansia, Alami Kesulitan

PALEMBANG, SuaraSumselNews | MUNGKIN Sumatera Selatan kesulitan mencapai target 70 persen vaksinasi lanjut usia (lansia) dari total sasaran 597.071 jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Lesty Nurainy mengatakan, hal ini karena sudah tingginya cakupan vaksinasi secara umum yang mencapai 80,52 persen.

“Lansia ini agak sulit, karena cakupan (keseluruhan) sudah 80 persen, jadi cari sasaran itu sulit. Perlu koordinasi dengan banyak pihak agar tercapai,” kata Lesty di Kantor BPK Sumsel, Jumat kemarin (14/1)

Hingga saat ini, dari total 17 kabupaten/kota di Sumsel, hanya lima daerah yang sudah mencapai realisasi di atas 70 persen untuk vaksin lansia yakni Empat Lawang (105,59 persen), Musi Rawas Utara (99,77 persen), Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan 80,43 persen, Musi Rawas (76,79 persen), Lahat (77,80 persen) dari total sasarannya masing-masing. Sementara sisanya yakni 12 kabupaten/kota berada pada angka realisasi 55-66 persen.

Secara keseluruhan, Sumsel sementara ini merealisasikan vaksin lansia untuk dosis 1 sebanyak 65,77 persen dari total sasaran 597.071 jiwa, dan 32,93 persen untuk dosis 2 atau sebanyak 196.642 jiwa.

Ia menambahkan, Gubernur Sumsel Herman Deru mengeluarkan kebijakan untuk memulai vaksin booster (penguat) bagi masyarakat umum berusia di atas 18 tahun.

Pemberian vaksin booster sementara ini diprioritas untuk daerah yang sudah mencapai realisasi 70 persen untuk dosis 1 bagi lansia.

Ini berkaitan dengan aturan dari pemerintah pusat yang mengeluarkan persyaratan untuk penyelenggaraan vaksin booster yakni untuk daerah yang sudah mencapai realisasi vaksin dosis 1 untuk keseluruhan sasaran mencapai 80 persen dan vaksin lansia dosis 1 mencapai 70 persen.

“Ya, jika menunggu lansia capai 70 persen, tidak tahu kapan. Jadi kita mulai saja booster-nya. Ini tak lain agar target 100 persen warga Sumsel bisa cepat tercapai,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.