oleh

Bupati Lahat Janjikan 3 Juta Bagi yang Melapor ke Polisi

Larangan Setrum dan Racun Ikan di Sungai

LAHAT, SuaraSumselNews | BUPATI Lahat, Cik Ujang, SH mengingatkan pada Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lahat aktif memantau perairan seperti aliran sungai dari ancaman oknum yang ingin menangkap ikan dengan cara setrum, putas dan cara terlarang lainya.

Sejalan dengan upaya Pemkab Lahat saat ini yang terus menggenjot meningkatnya ketersedian ikan di Bumi seganti setungguan. “Kita imbau para Kades bisa menjaga aliran air sungai. Jangan sampai ada yang menangkap ikan dengan cara di setrum atau terlarang lainya,” diingatkan.

Kata Cik Ujang, jika saat ini kuantitas ikan di Lahat sudah berkurang.
Bahkan, ikan semah yang menjadi kebanggaan sudah sulit didapat di sungai.

BACA JUGA:  Bupati dan Wabup Banyuasin Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj di Pulau Rimau

Artinya, kata Cik Ujang, jika membiarkan oknum melakukan penangkapan dengan cara terlarang tidak menutup kemungkinan ikan semah akan punah.

Sebelumnya, Cik Ujang sendiri akan memberikan hadiah uang Rp 3 juta kepada warga yang berani melaporkan oknum yang meracun atau memutas ikan.

“Hadiah Rp 3 juta yang bisa membawa dan melaporkan oknum menangkap ikan di sungai dengan cara setrum, dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Juga melaporkannya ke bupati, namun pelapor juga siap menjadi saksi,” tegas Cik Ujang, Kamis (3/3).

Dikatakan Bupati Lahat ini, menangkap ikan dengan racun atau setrum bukan hanya ikan yang besar saja yang mati, tapi juga anak-anak ikan ikut mati.
Selain itu bisa membahayakan oknum tersebut kalau melakukan setrum.(kominfo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.