“Baznas Unggulkan 5 Program”

PALEMBANG, SuaraSumselNews | BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) miliki lima program unggulan peduli dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat di Kota Palembang

Ketua BAZNAS Kota Palembang Kgs. M. Ridwan Nawawi, S.Pd.I., M.M mengatakan, program peduli ini merupakan Program Nasional BAZNAS pusat, karena kita berdomisili di Palembang. Jadi namanya di ganti dengan BAZNAS Palembang Peduli dimana kita bekerjasama dengan Pemerintah Kota Palembang karena zakat itu berasal dari ASN Kota Palembang,” katanya, Kamis (10/11).

Ridwan mengungkapkan, lima program rutin BAZNAS peduli yang yakni,
1. (Palembang Peduli) kapan pun dan dimana pun dan peduli kepada siapa saja.

2. (Palembang Sehat) yaitu membantu tentang kesehatan misalnya warga sakit dan ternyata dia tidak menggunakan KIS (kartu indonesian sehat) sedangkan dia harus di rawat secepat mungkin, jadi biaya biaya inila yang akan di bantu oleh BAZNAS dan akan kita buatkan KIS nya

3. (Palembang Pintar) mencakup pendidikan seperti SPP sekolah yang menunggak dan seragam sekolah

4. (Palembang Makmur) yaitu peduli kepada orang orang UKM (usaha kecil dan menengah) seperti memberi bantuan modal.

5. (Palembang Taqwa) kita laksanakan pada bulan ramadhan memberi santunan kepada ustadz dan ustadzah dan lain lain,” ungkapnya.

Menurut Ridwan, di tahun 2023 nanti BAZNAS ini ada tambahan program lagi, yaitu program Santri Interpreuner. Jadi program peduli BAZNAS akan berjumlah 6 program.

” Yang dimaksud dengan Santri Interpreuner adalah anak anak santri atau anak anak yang tamatan dari pesantren atau bukan yang tamatan pesantren yang ingin punya usaha tetapi mereka tidak mempunyai modal nya maka mereka nanti akan di didik dan di bantu modalnya oleh BAZNAS,” terang Ridwan.

Dijelaskan Ridwan, Cara untuk mendapatkan bantuan program program BAZNAS yaitu, dengan melampirkan identitas diri seperti KTP KK dan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.

Contohnya pada program Palembang Peduli Pintar maka masyarakat itu harus melampirkan identitas KK KTP kalau anaknya tidak ada KTP, maka harus memakai KTP orang tua atau saudara nya yang jelas anak tersebut terdaftar di KK dan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan, lalu mencantumkan permasalahannya apa, apa saja yang perlu di bantu selanjutnya akan kita survey tempat tinggalnya,” pungkasnya. (*)
laporan : winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait