PALEMBANG, SuaraSumselNews | BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, menyatakan terdapat 5 daerah yang telah menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kepala BPBD Provinsi Sumsel, Iriansyah, mengatakan 5 daerah yang menjadi fokus utama karhutla itu. Yakni; Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Pali, Banyuasin dan Muaraenim.
“Semua daerah pada dasarnya menjadi prioritas. Tapi ada lima daerah yang menjadi fokus utama,” katanya, akhir pekan kemarin.
Iriansyah bilang, kelima daerah ini menjadi daerah yang memang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Hal itu mengingat daerah itu memiliki lahan gambut yang luas.
Selain itu, terdapat juga beberapa daerah lain yang akan segera menetapkan status siaga, yakni; Kabupaten Ogan Ilir (OI), Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, dan Lahat.
Atas dasar itulah, BPBD bersama instansi terkait lainnya terus melakukan pengawasan, sosialisasi, edukasi, maupun penyuluhan kepada masyarakat dan perusahaan sebagai salah satu upaya mencegah karhutla.
“Pencegahan merupakan hal yang penting bukan hanya masalah penanggulangan. Maka dari itu butuh peran serta dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Terkait kesiapan sendiri, BPBD Sumsel juga sudah mengajukan bantuan 10 unit helikopter kepada pemerintah untuk dapat disiagakan di Sumsel. Baik itu untuk water boombing maupun patroli. (*)









纸飞机中文版是您了解这款跨平台消息应用的门户。探索其特性、下载最新版本,并加入全球Telegram社区。