TMMD ke 104, Sosialisasi Dampak Limbah Bagi Warga Lorok Pakjo

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, baik itu masalah sampah dan limbah di lingkungan warga. Perlu disadari, septic tank merupakan tempat penampungan limbah. Seyogianya Anda pun memperuntukkan septic tank ini untuk keperluan kakus saja.

Jangan pernah menganggap kalau septic tank juga bisa dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah. Dilarang keras membuang sampah ke dalam kloset, apalagi untuk sampah yang bersifat anorganik yang tidak mungkin bisa diuraikan oleh bakteri seperti kemasan sabun, sampo, rokok, dan lain-lain. Hindari pula membuang air mandi atau air cucian melalui kloset.

Masih minimnya warga tentang perlunya septic tank karena hal ini bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Babinsa Kel Lorok Pakjo, Sertu Windian, Kamis (21/02/2019) melakukan sosialisasi TMMD ke 104 Kodim 0418/ Palembang tahun 2019 yang akan dilaksanakan di Desa Pulokerto Gandus kepada warga Kelurahan Lorok Pakjo saat menghadiri Acara Sosialisasi SBS (Stop Air Besar Sembarangan) bertempt di Aula Puskesmas Lorok Pakjo Jalan Golf, Kel Lorok Pakjo, Kec Ilir Barat I Palembang.

Pada kesempatan itu, Sertu Windian memaparkan betapa pentingnya pengolahan limbah dilingkungan sekitar. “Karena dampak buruk kloset yang tidak memiliki septic tank karena dapat menimbulkan pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut diberikan arahan kepada warga Kelurahan Lorok Pakjo tentang penaggulangan hal tersebut, sehingga tidak berdampak kepada lingkungan.

Karena setiap hari septic tank diisi dengan limbah secara terus-menerus, maka wajar saja kalau volumenya bisa penuh. Tindakan yang perlu dilakukan untuk mengatasi septic tank yang penuh apalagi kalau bukan meminta bantuan jasa sedot WC. Pengurasan septic tank setidaknya dapat dikerjakan setiap 5 tahun sekali. Biarkan proses penyedotan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh petugas yang mempunyai standar dan peralatan yang memadai.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Puskesmas Lorok Pakjo, Dr. Yuliarni M. Kes, Lurah Lorok Pakjo, Babinsa Kel Lorok Pakjo, Sertu Windian, Ketua RT dan RW se Kel Lorok Pakjo serta warga Kel Lorok Pakjo. (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar