oleh

Titik Ambles Jalitengsum, Saat ini Sedang Perbaikan

MUARAENIM, SuaraSumselNews | AKHIRNYA Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Provinsi Sumsel menutup total untuk mempercepat dan memudahkan pekerjaan perbaikan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) yang ambles di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Senin (10/1).

Tampak sejumlah alat berat dan pekerja sedang bekerja dan sebagian petugas, Polantas, Dishub dan Satpol PP masih mengatur dan mengalihkan arus lalulintas untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus melalui jalan pemukiman jalur alternatif BTN Air Paku-Baralestari.

Namun jalan alternatif itu hanya dilalui oleh kendaraan kecil. Sebab lebar jalan hanya sekitar 4 meter, sehingga untuk kendaraan tonase besar tidak akan bisa

melaluinya. Sehingga kendaraan besar bus, tronton, truk harus memutar balik arah melalui Simpang Meo – Baturaja- Prabumulih dan sebaliknya.

“Ya, hari ini kita tutup total untuk mempercepat perbaikan jalan,” Ujar Jalil Pengawas PPK 2.1 Muaraenim-Sugihwaras Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel.

Namun, penutupan jalan tersebut direncanakan 2-3 hari kedepan, tergantung kondisi cuaca. Namun saat ini, pihaknya sudah mulai memasang gorong-gorong ukuran diameter 1 meter dengan panjang 2 meter, menyamakan dengan ukuran gorong-gorong sebelumnya.

BACA JUGA:  Membanggakan, Pemkab OI Buka Objek Wisata yang Baru

Setelah itu akan ditimbun dengan material sehingga dalam waktu 2-3 hari, jalur tersebut sudah bisa dibuka kembali. Dan selama penutupan, lanjut Jalur untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus bisa menggunakan jalur alternatif melalui pemukiman BTN Air Paku, sedangkan untuk kendaraan besar harus melewati jalur Simpang Meo-Baturaja-Prabumulih, begitupun sebaliknya, sebab dijalur ini belum ada jalan alternatif yang memadai untuk kedaraan besar tersebut.

Sebelumnya bahwa akibat diguyur hujan deras yang cukup lama di wilayah Kabupaten Muaraenim, membuat ruas badan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) ambles. Dampaknya, akses jalan nasional yang menghubungkan Muaraenim -Baturaja tepatnya di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, sempat putus total sekitar 10 jam, Minggu (9/1) pukul 01.00 dini hari. (tr/berbagai sumber)Titik Ambles Jalitengsum,
Saat ini Sedang Perbaikan

BACA JUGA:  Jalinsum Muaraenim ke Baturaja Amblas

MUARAENIM,SuaraSumselNews — AKHIRNYA Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Provinsi Sumsel menutup total untuk mempercepat dan memudahkan pekerjaan perbaikan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) yang ambles di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Senin (10/1).

Tampak sejumlah alat berat dan pekerja sedang bekerja dan sebagian petugas, Polantas, Dishub dan Satpol PP masih mengatur dan mengalihkan arus lalulintas untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus melalui jalan pemukiman jalur alternatif BTN Air Paku-Baralestari.

Namun jalan alternatif itu hanya dilalui oleh kendaraan kecil. Sebab lebar jalan hanya sekitar 4 meter, sehingga untuk kendaraan tonase besar tidak akan bisa

melaluinya. Sehingga kendaraan besar bus, tronton, truk harus memutar balik arah melalui Simpang Meo – Baturaja- Prabumulih dan sebaliknya.

“Ya, hari ini kita tutup total untuk mempercepat perbaikan jalan,” Ujar Jalil Pengawas PPK 2.1 Muaraenim-Sugihwaras Balai Besar Jalan Nasional Provinsi Sumsel.

Namun, penutupan jalan tersebut direncanakan 2-3 hari kedepan, tergantung kondisi cuaca. Namun saat ini, pihaknya sudah mulai memasang gorong-gorong ukuran diameter 1 meter dengan panjang 2 meter, menyamakan dengan ukuran gorong-gorong sebelumnya.

BACA JUGA:  AKBP Imam : Bantulah Kinerja Kapolres Baru

Setelah itu akan ditimbun dengan material sehingga dalam waktu 2-3 hari, jalur tersebut sudah bisa dibuka kembali. Dan selama penutupan, lanjut Jalur untuk kendaraan roda dua dan empat jenis minibus bisa menggunakan jalur alternatif melalui pemukiman BTN Air Paku, sedangkan untuk kendaraan besar harus melewati jalur Simpang Meo-Baturaja-Prabumulih, begitupun sebaliknya, sebab dijalur ini belum ada jalan alternatif yang memadai untuk kedaraan besar tersebut.

Sebelumnya bahwa akibat diguyur hujan deras yang cukup lama di wilayah Kabupaten Muaraenim, membuat ruas badan Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalintengsum) ambles. Dampaknya, akses jalan nasional yang menghubungkan Muaraenim -Baturaja tepatnya di Dusun II, Desa Kaban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, sempat putus total sekitar 10 jam, Minggu (9/1) pukul 01.00 dini hari. (tr/berbagai sumber)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait