PALEMBANG, SuaraSumselNews | MEMBANGGAKAN, ya sedikitnya sudah 5.787.297 orang di Sumatera Selatan (Sumsel) yang divaksin dosis pertama COVID-19. Serapan vaksin itu sudah mencapai 91,82 persen dari target 6,3 juta orang. Sedangkan serapan untuk vaksin dosis kedua, saat ini sudah mencapai 60,77 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy, mengatakan tidak ada kendala soal stok vaksin termasuk fasilitas kesehatan dan vaksinator yang juga mencukupi. Saat ini pelaksanaan dosis kedua memang menunggu jarak dari pemberian vaksin pertama.
“Untuk vaksin dosis ketiga atau booster saat ini baru mencapai 2,87 persen, sebab harus enam bulan dari suntik dosis kedua,” katanya, Sabtu (19/2).
Lesty bilang, untuk kategori tertentu seperti kelompok SDM bidang kesehatan dan pelayanan publik sudah mencapai 100 persen. Sedangkan untuk kelompok lanjut usia atau lansia sudah 68,39 persen dari target 597,071 orang.
“Untuk vaksinasi anak saat ini sudah 77,44 persen dari target 899,662 orang. Sedangkan remaja yang sudah divaksin mencapai 95,18 persen dari target 846,683 orang. Untuk masyarakat rentan sudah 74,15 persen dari target 4,370,858 orang,” katanya.
Lesty membeberkan, capaian vaksinasi di daerah seperti OKU sudah mencapai 90,05 persen dari target 269.955 orang. OKI 88,22 persen dari target 577.930 orang. Muara Enim 90,72 persen dari target 450.276 orang.
Lahat 91,12 persen dari target 321.389, Musi Rawas 90,74 persen dari target 295.015 orang, Musi Banyuasin 96,42 persen dari target 450.831 orang, Banyuasin 88,65 persen dari target 625.025 orang.
OKU Selatan 91,70 persen dari target 313.123 orang, OKU Timur 89,08 persen dari target 489.965 orang, Ogan Ilir 89,73 dari target 307.422 orang, Empat Lawang 96,46 persen dari target 263.670 orang.
PALI 94,25 persen dari target 139.873 orang, Muratara 92,42 persen dari target 139.373 orang, Palembang 94,16 persen dari target 1,240,849 orang, Prabumulih 105,02 persen dari target 139.332 orang, Pagaralam 88,54 persen dari target 107.533 orang, dan Lubuklinggau 88,69 persen dari target 171.535 orang. (*)








