Sekolah Dibuka, Jangan Sampai Ada Klaster Baru

PALEMBANG, SuaraSumselNews | PEMERINTAH Pusat resmi memperbolehkan sekolah untuk kembali dibuka atau pembelajaran tatap muka pada Semester Genap tahun pembelajaran 2020/2021. Hal itu, melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, angkat bicara terkait keputusan tersebut. Dia mengingatkan, jika mulai kembali dibuka untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga tidak memicu klaster baru Covid-19.

“Itu (sekolah diperbolehkan dibuka), saya ingatkan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai ada klaster baru,” ujar Herman Deru di Palembang, Senin (23/11).

Kendati demikian, kata Deru, sebelum kembali dibuka di 17 kabupaten dan kota di wilayahnya harus dikaji terlebih dahulu. Untuk itu, tiap pemerintah daerah (Pemda) harus menjalankan simulasi dan persiapan matang guna pembelajaran tatap muka pada awal tahun depan.

“Masih ada waktu sebulan. Nah, waktu ini harus kita gunakan untuk mempersiapkan semuanya. Mulai dari sarana dan prasarana yang diperlukan. Lalu, ditindaklanjuti dengan simulasi,” tegas Deru.

Sejauh ini di Bumi Sriwijaya lanjut dia, sudah tak ada zona merah penyebaran Covid-19.

Dia menyebut, dari 17 kabupaten dan kota, 16 di antaranya merupakan zona oranye. Sedangkan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan masuk zona kuning.

“Belajar tatap muka cukup kondusif. Saat ini juga (status zona) tak lagi jadi penentu,” ungkap dia.

Ia juga mengingatkan, saat pembelajaran tatap muka di sekolah seluruh stakeholder terkait harus berkoodinasi lebih lanjut. Hal itu bertujuan memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Ya, mulai dari tempat cuci tangan, ketersediaan cairan antiseptik, dan penggunaan masker selama proses pembelajaran tatap muka berlangsung,” tutup dia. (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *