oleh

SDN3 Kayuagung Dibobol Maling

Kerugian Ditaksir 90.630.000

KAYUAGUNG, SuaraSumselNews | SEDIKITNYA 15 unit Croom Book merk Axioo milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Kayuagung,, Jalan M Dani Kelurahan Sidakersa Kota Kayuagung (OKI), digondol kawanan pencuri, Sabtu (15/1). “Pelaku diduga lebih dari satu orang,” ujar Syamsoel (47) warga setempat.

Warga ini rumahnya yang tak jauh dari sekolah itu., mengakui oada pukul 02:00 WIB, dia kebetulan melubtas di tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat salah satu pintu sekolah tersebut terbuka. Dan saat itu dia, mengira orang yang ada di sekolah itu adalah penjaga sekolah.

Setelahbmeligat kejadian tersebut, dia kemudian melanjutkan perjalanan pulang menuju ke rumahnya. Saat itu tanpa ada merasa curiga. “Saya baru mengetahui ke esokan harinya, ternyata ada 15 unit Croom Book merk Axioo di SDN 03 Kayuagung hilang,” ujar Samsoel, Selasa kemarin (15/1)

BACA JUGA:  Wabup Ogan Ilir, Membuka Pasar Murah di Indralaya

Katanya, sejumlah barang-barang elektronik tersebut ternyata adalah bantuan dari Kemendikbud dan BOS APBN. Berapa saksi mata di tempat kejadian perkara memperkirakan kejadian tersebut berlangsung Sabtu dinihari. Dan para pelaku diduga masuk ke salah satu ruangan dengan cara mencungkil pintu.

Bahwa SDN 03 Kayuagung diketahui hanya dijaga saat pagi dan siang hari. Sementara pengamanan saat malam hari hanya sebatas mengunci sejumlah ruangan dan gerbang masuk dengan cara digembok. Kondisi disekitarnya sekolah setempat juga terlihat sepi pada malam hari.

Kini, kepolisian setempat tengah menyelidiki kasus pencurian di sekolah tersebut. Aparat setempat pun melakukan olah tempat kejadian perkara begitu menerima laporan dari pihak sekolah. “Sudah kita laporkan ke polisi dengan tanda bukti lapor STTLP/45/I/2022/SUMSEL/RES OKI.

BACA JUGA:  Pengguna Mobil Listrik Bertambah, PLN Targetkan Penambahan SPKLU

“Kerugian yang kami alami cukup besar, 15 unit Croom Book merk Axioo senilai Rp 87 juta, satu unit TV lcd, satu buah speaker merk Advance senilai Rp 2 juta, serta satu buah tabung gas elpiji seharga Rp 130 ribu.

Dan total kerugian s ecara keseluruhan mencapai 90.630.000 juta. Kami berharap pelakunya bisa segera ditangkap,” kata Kepala Sekolah SDN 03 Kayuagung, Norsidah SPd, Rabu, 19 Januari 2022. (*)
laporan : adeni andriadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.