Ribuan Peserta Ziarah Kubra Padati Kawah Tengkurap 3 Ilir Palembang

PALEMBANG, SuaraSumselNews | SEDIKITNYA ribuan peserta Ziarah Kubra, padati Kesultanan Kawah Tengkurep 3 Ilir dan Auliya Kambang Koci 5 Boombaru Palembang.

Kegiatan tahunan kali ini sangat ramai dikunjungi para jemaah yang mendoakan dan mengunjungi pemakaman serta tempat bersejarah yang ada di Kota Palembang.

Dalam ajang silahturahmi sekaligus menyambut kedatangan bulan ramadhan, Pj Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengakui, jika tradisi yang sudah berjalan puluhan tahun ini menjadikan bukti bahwa masyarakat yang ada di Kota Palembang

Dan sangat memegang teguh tradisi keagamaan untuk menghargai jasa-jasa para Ulama dan para Wali Allah serta para Sultan di Kesultanan
Palembang Darussalam didalam berdakwah menyebarkan Agama Islam.

“Tidak menutup kemungkinan, jika kegiatan ini tentunya akan membangkitkan perekonomian Kota Palembang yang sekarang berada diangka 5,12 persen. Untuk itu saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para habib, selain itu juga saya ucapkan terima kasih suksesnya pemilihan presiden dan wakil presiden dan legeslatif yang berjalan lancar di Kota Palembang.

Dalam rangkuman pertemuan yang baik ini, saya mohon doanya agar Kota Palembang yang kita cintai ini aman terbebaskan bahaya bencana yang tidak kita inginkan,” katanya, Minggu (3/3).

Karanya, diacara haul dan ziarah kubra terminal Boombaru pelabuhan.

lanjutnya, dimoment yang baik ini, mari kita doakan saudara muslim kita yang ada di Palestina agar mereka selalu dilindungi Allah SWT dari serangan senjata mereka.

Ditempat yang sama Al-Habib Abdurrahman bin Hasan Al Habsyi,
Ketua Panpel ziarah kubro ulama dan Auliya Palembang
menambahkan jika Haul dan Ziarah Kubra ‘Ulama dan Auliya’ Palembang Darussalam adalah kegiatan mendoakan serta mengunjungi pemakaman dan tempat bersejarah yang menjadi bukti perjuangan dakwah Islam yang dilakukan oleh para ulama, para wali Allah dan para Sultan di Kota Palembang.

Kegiatan ini murni syiar Islam yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.’Tujuan dari Ziarah Kubra adalah untuk mengenang, meneladani serta, sekaligus sebagai ajang silaturahmi akbar, terkhusus dalam rangka menyambut kedatangan bulan Ramadhan.

Kegiatan ini dilangsungkan setiap minggu pertama di 10 hari terakhir bulan Sya’ban.

Ziarah Kubra telah dikenal oleh para wisatawan sebagai salah satu trade mark Kota Palembang, baik dari dalam maupun luar kota bahkan dari luar negeri.

Acara ini menjadi aset wisata rohani yang sangat potensial, bagi Kota Palembang khususnya dan Sumatera Selatan umumnya. Hal tersebut antara lain dikarenakan Haul dan Ziarah Kubra ‘Ulama dan Auliya,”
jelasnya. (*)