Resedivis Maling, Massa Menghajar

Pelaku Belum Sempat Bawa Jupiter

BATURAJA, SuaraSumselNews – AKSI pencurian  yang dilakukan pelaku saat pemilik rumah sedang tidur. Nahas baginya, toh tertangkap masyarakat hingga membuat pelaku Ipin (20), warga Desa Tanjung Manggus, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, meregang nyawa dihajar massa.

Pelaku yang memang resedivis dengan kasus yang sama, tertangkap warga saat beraksi di daerah lain. Ya, salah satu rumah warga di Desa Lekis Rejo Blok F, Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU.

Pelaku saat sedang beraksi telah berhasil mencuri sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter. Namun belum sempat dibawa kabur, tersangka pelaku sudah ketahuan oleh masyarakat.

Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari, didampingi Kabag Ops Kompol Yuskar Efendi bersama Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.Kom, Kamis kemarin (3/9)menyampaikan, dari hasil informasi kejadian perampokan pada pukul 01:30 WIB. Tersangka ini juga merupakan residivis yang pernah di penjara dan baru keluar sekitar beberapa bulan lalu dengan kasus yang sama.

Saat kejadian tersangka masuk kedalam rumah korban kemudian tanpa disadarinya, saat sedang mendorong dan hendak menghidupkan mesin sepeda motor, istri korban terbangun. Dan melihat pelaku yang ingin membawa sepeda motor miliknya lalu langsung berteriak maling.

‘’Teriakan tersebut didengar oleh tetangga korban lalu sambung menyambung sampai ke telinga warga yang sebagian sedang berjaga di pos ronda ,”jelasnya.

Karena teriakankan maling tersebut, wargapun berkumpul dan pada saat itu terjadilah amuk massa. Sehingga tersangka menjadi bulan-bulanan warga, kemudian warga melaporkan kejadian ke Polsek Lubuk Raja. Tersangka yang sudah dalam keadaan luka berat, namun tidak ditemukan bekas pukulan benda tajam sempat diberikan pertolongan dengan dibawa ke Puskemas Lubuk Raja. Namun pada pagi hari sekitar pukul 5:45 Wib. Nyawa tersangka yang meninggalkan istri sedang hamil 7 bulan ini tidak bisa ditolong.

“Sebaiknya masyarakat jangan bertindak sendiri kalau ada kejadian seperti ini yang dapat menghilangkan nyawa seseorang. Kalaupun ada kejadian seperti ini sebaiknya diserahkan ke pihak berwajib dan akan diproses lebih lanjut,” harapnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil amankan barang bukti (BB) berupa, sebuah sabuk ikat pinggang warna coklat. Jaket warna merah, sebuah pisau badik beserta sarungnya. Satu buah Hp android dan satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nopol BG 6558 FM, milik korban yang sempat dibawa pelaku sebelum ketangkap dan diamuk massa.

Sementara dari keterangan Jasudi (60) salah satu warga yang mengenal pelaku mengatakan, pelaku  masih anak dari ponakan menantunya. Dan kesehariannya bekerja sebagai penyadap karet di Desa Lekis Rejo tempat terjadinya pencurian. Dan pelaku sudah memiliki istri yang sedang hamil 7 bulan.

“Saya ditelpon oleh warga Lekis, dan kebetulan  kenal dengan pelaku. Setahu saya, dia upahan nyadap karet di Lekis Rejo, dan dipinta pihak Polres untuk memberikan keterangan dan menghubungi keluarga pelaku. Setahu saya pelaku ini merupakan anak yatim dan keluarganya tinggal di Meranjat OKI,’’ kilahnya. (*)

laporan : fikri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *