Realisasi Pajak Parkir Palembang Capai 94,81 Persen dari Target 2024

PALEMBANG, SuaraSumselNews | HINGGA Minggu ke tiga Agustus 2024, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang melaporkan realisasi pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) atas jasa parkir telah mencapai Rp 8.533.185.941.

Angka ini menunjukkan bahwa realisasi pajak jasa parkir telah mencapai 94,81 persen dari target tahun 2024 sebesar Rp 9 miliar.

Kepala Bapenda Palembang, M Raimon Lauri AR, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PBJT atas jasa parkir sudah hampir 100 persen, tepatnya 94,81 persen dari target tahun 2024 sebesar Rp 9 miliar,” ujarnya Rabu (15/8).

Mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang ini menambahkan bahwa PBJT atas jasa parkir merupakan sektor pajak dengan realisasi persentase tertinggi dibandingkan dengan 11 jenis pajak lainnya yang ada di Palembang.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, target PBJT atas jasa parkir segera tercapai,” harapnya.

Meskipun persentase realisasi PBJT atas jasa parkir tertinggi, Raimon menjelaskan bahwa capaian terbesar dalam hal nominal saat ini berasal dari PBJT atas tenaga listrik dari sumber lain (PLN). Hingga saat ini, PBJT atas tenaga listrik telah mencapai Rp 171.386.789.874 atau 71,41 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 240 miliar.

“Target untuk PBJT atas tenaga listrik dari sumber lain (PLN) memang cukup tinggi, yakni sebesar Rp 240 miliar. Sementara itu, target PBJT atas jasa parkir lebih kecil, hanya Rp 9 miliar,” jelas Raimon.

Sebagai upaya untuk mendukung pencapaian target pajak, Raimon mengimbau semua wajib pajak di Palembang untuk membayar pajak tepat waktu. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan target pajak tahun 2024 sebesar Rp 1,148 triliun, dengan cara sosialisasi yang masif dan pendekatan secara persuasif kepada semua wajib pajak,” ungkapnya.

Dengan pencapaian yang ada saat ini, Bapenda Palembang optimistis bahwa target PAD melalui PBJT dapat tercapai sepenuhnya dalam waktu dekat, yang akan berdampak positif bagi pembangunan di Kota Palembang. (*)