Polsek – Warga Gotong Royong

Perbaiki Jalan dan jembatan Putus

BATURAJA, SuaraSumselNews- DAMPAK intensitas hujan yang tinggi selama sepekan terakhir ini, ruas jalan poros penghubung Desa Penilikan ke Desa Makartitama, Kecamatan Peninjauan (OKU) rusak parah. Bahkan salah satu jembatan putus.

Akibatnya, warga dari lima desa masing-masing, Desa Penilikan, Makartitama, Makarti Jaya, Mitra Kencana dan Panji Kaya, saat ini nyaris terisolir. Buktinya, sudah sepekan ini, jalan penghubung antar desa tersebut rusak parah.

Diketahui, jembatan jalan poros tersebut patah, ujar Tamrin (42), warga desa di bantu aparat kepolisian dari Polsek Peninjauan gotong royong memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak tersebut. ‘’Selain warga Desa Penilikan, juga telah di bantu sejumlah anggota polisi dari Polsek Peninjauan,’’ terangnya.

Kepala Desa Penilikan, Ratmanto mengajak warga desa bersama–sama gotong royong untuk perbaikan jalan. Ya bersyukur warga kompak dan membuat jembatan darurat. ‘’Kini bisa dilintasi kendaraan roda empat,’’ ungkap Ratmanto.

Warga disini berharap hendaknya pemerintah segera turun tangan dalam mengatasi jembatan tersebut. Meski sekarang baik dalam darurat yang sifatnya hanya sementara agar bisa di lalui kendaraan dari beberapa desa lainnya.

Kapoksek Peninjauan, AKP Rachmad Haji didampingi Kepala SPKT Regu 1, Aiptu Koderi menegaskan, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, pihaknya terjun langsung membantu perbaiki jalan dan jembatan.

Sebagai wujud cipta kondisi, kita terjunkan sejumlah personil anggota membantu warga perbaiki jalan dan jembatan di Desa Penilikan. Tujuannya agar warga dari beberapa desa lainnya tak terisolir. Termasuk untuk antisipasi tindak kejahatan, tegas kata Kapolsek.

Sementara, Kepala Dinas PUBM H Helman melalui Kabid Perawatan Jalan dan Jembatan, H Muzaim mengaku belum ada informasi terkait jembatan dan jalan poros Desa Penilikan tersebut rusak.

Disinggung, apakah tahun ini ada anggaran untuk perbaikan jalan penghubung Desa Penilikan  sampai ke Panji Jaya, dia mengaku sudah di anggarkan. (*)

laporan : muhammad fikri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar