oleh

Pemkot Cari Solusi Tepat Atasi Banjir Sako

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi banjir di kawasan Bukit Sangkal Kecamatan Sako.

Dalam kunjungan ke wilayah itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi yang tepat untuk mengatasi banjir yang melanda wilayah Sako dan sekitarnya.

“Kita akan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi banjir di Kecamatan Sako ini. Sebab kami belum bisa merinci secara teknis untuk mengatasi banjir ketika hujan turun dalam frekuensi yang tinggi,” ujar Fitrianti Agustinda didampingi Sekretaris Lurah Bukit Sangkal dan Aprizal, kemarin.

Dalam kunjungan kerjanya Senin lalu (17/1/2022), Fitrianti mendengar keluhan langsung masyarakat terkait genangan air yang datang ketika hujan turun berjam-jam.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Adakan Pelatihan dan Program Rehabilitasi

“Banjir akan menggenangi wilayah pemukiman kami antara 50 sentimeter hingga satu meter, Bu,” ujar Ketua Rukun Tetangga (RT) 26 Kelurahan Bukit Sangkal, H Suhalim kepada Wakil Walikota Palembang.

Menurut sejumlah warga yang bermukim di kawasan Jalan Kenten Permai II, apabila hujan turun dengan dengan kapasitas tinggi, debit air yang datang akan menggenang hingga satu meter.

“Bahkan menggenangi rumah kami, Bu,” ujar warga Kenten Permai II, H Ahmad Mustari.

Warga juga mengatakan bahwa genangan hujan akan surut dalam waktu yang tak bisa ditentukan. “Setidaknya, jika hujan turun dengan debit air yang biasa saja, surutnya bisa terjadi empat hingga lima jam,” tambah Mustari.

Karena itu warga berharap kepada Pemkot Palembang untuk mengatasi keluhan masyarakat akibat miskinnya drainase yang ada. Akibatnya banjir kerap kali datang ketika hujan turun berjam-jam. “Ini masalah kami, Bu,” kata Suhailim.

BACA JUGA:  Wabup Ogan Ilir, Membuka Pasar Murah di Indralaya

Menanggapi keluhan warga, Fitrianti meminta agar masyarakat yang bermukim di kawasan itu untuk sabar sembari membantu pemerintah untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi banjir ketika musim hujan tiba.

Dari tinjauan rombongan Wakil Walikota Palembang, di kawasan itu hanya terdapat satu drainase yang digagas oleh warga setempat. Namun di atas dranaise itu dibangun toko oleh pemilik tanah. Namun dengan lisensi tertulis yang ditandatangani lurah setemlat, pemilik tanah diperkenan untuk membangun rumah toko sebagai usaha sehari-hari. (*)

Laporan Dede Hidayat
Editor Muhammad Asri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.