oleh

Nenek Korban Rudapaksa Dilakukan 2 Pemuda Desa

BANYUASIN, SuaraSumselNews | POLRES Banyuasin berhasil ungkap 26 kasus dengan 37 tersangka. Dan kasus yang menonjol, curas dan mengakibatkan korban luka dan pemerkosaan Nenek berusia 60 tahun.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safii di dampingi Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra saat konfrensi pers di Mapolres Banyuasin, Jum’at (21/1).

Kasatreskrim M.Ikang Ade Putra mengatakan , dua pemuda berinisial A (36) warga Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba dan YIM alias Basir (19) warga Dusun I Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir Banyuasin dibekuk polisi beberapa waktu lalu.

“Dua pemuda ini ditangkap, karena memperkosa seorang nenek yang sudah berusia 60 tahun, berinisial SM. Pelaku melakukan aksi bejatnya di Dusun I Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin,” jelasnya.

BACA JUGA:  Berubah Warna Seragam Satpam Masih Pengkajian

Kronologis rudapaksa yang menimpa korban SM di Dusun I Desa Keluang Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin pada saat kedua pelaku Awan dan Yusril datang ke rumah Markuat. Namun, orang yang ditemui tidak berada di rumah dan hanya ada korban SM yang sedang menunggu rumah. Kedua pelaku ini, beralasan meminta kuitansi pembelian tanah.

“Kedua pelaku yang sudah mendapatkan kuitansi, malah memaksa meminta uang Rp 500 ribu kepada korban. Keduanya juga mengancam korban menggunakan senjata tajam,” kata Ikang.

Korban yang ketakutan karena diancam, mengaku tidak memiliki uang senilai yang diminta kedua pelaku. Karena hanya memiliki uang Rp 200 ribu, sehingga korban memberikan uang tersebut.

BACA JUGA:  Pelabuhan Tanjung Carat Dilirik Investor Tiongkok

Karena masih belum puas mendapatkan uang Rp 200 ribu, pelaku Awan memeriksa badan korban mencari uang lainnya. Ternyata, hal itu menjadi modus pelaku untuk melakukan aksi bejatnya.
“Pelaku Awan ini, mematikan lampu dan langsung melakukan aksinya. ”

Selesai melakukan aksinya, pelaku Awan ini baru menyuruh temannya Yusril alias Basir untuk merudapaksa korban. Barulah, kedua pelaku ini kabur setelah melakukan aksinya,” ungkap Ikang.

Korban yang mengalami tindakan rudapaksa, akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik rumah. Dari laporan korban, pemilik rumah mendampingi korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Dari laporan itu, dilakukan penyelidikan hingga kedua pelaku ini diamankan. Selain kedua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti satu bilah senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban. Satu lembar celana panjang milik korban, pakaian wanita milik korban. (*)
liputan :;temu jen husni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.