Komsos TNI Bersama Warga

Digagas Danpomdam II/Swj Kol CPM Siagian

PALEMBANG,SuaraSumselNews- KOMANDAN Kodim 0418 Palembang, Letkol Inf Honi Havana, M.MDS dan Danpomdam II/Sriwijaya Kol CPM Siagian Donal Meyer Baringin adakan acara Komunikasi Sosial (Komsos) bersama masyarakat.

Acara ini dilaksanakan di Markas Pomdam II/Sriwjya, Jalan Merdeka Kelurahan 22 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, awal pekan kemarin. Dengan peserta sedikitnya 100 peserta. Juga dihadiri, Dandenpom II/4 Palembang Letkol CPM, Unggul Wahyudi, S.H.M. Tr. (Han), Perwira Staf dan personel Pomdam II/Sriwijaya, Kapolsek Bukit Kecil, FKPPI, Toga, Tomas dan Todat serta masyarakat sekitar.

Danpomdam II/Sriwijaya menegaskan, seluruh peserta yang hadir, tidak segan-segan berkomunikasi secara langsung dengan Danpomdam II/Sriwijaya beserta jajarannya. Maksudnya, bila ada keluhan, hambatan atau kejadian sosial yang membutuhkan penanganan Polisi Militer (PM).

“TNI dan rakyat adalah satu, suatu kekuatan yang utuh. dan harus saling memiliki, saling asah, asih dan saling asuh serta bahu membahu dalam pembangunan,” harap Siagian.

Selain menjadi ajang silahturahmi, peserta yang hadir juga mendapatkan pencerahan tentang bahaya narkotika. Dan netralitas TNI, bela negara yang dipaparkan oleh para Kasi Pomdam II/Sriwijaya dan Dandim 0418/Palembang.

Dalam pencerahan materi wawasan kebangsaan, Dandim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS. menyampaikan bahwa kedepan potensi konflik akan disebabkan oleh perebutan sumber energi. “Jumlah kebutuhan penduduk bumi yang sudah mencapai 7 miliar penduduk dengan sumber energi yang tersedia mulai tidak sebanding. Apabila sumber energi fosil, seperti minyak bumi habis, maka orang akan berebut mencari sumber energi alternatif. Salah satu kawasan yang memiliki sumber energi alternatif yang berlimpah adalah Indonesia,” katanya.

“Bukan tidak mungkin konflik di Timur Tengah yang selama ini dipicu perebutan sumber minyak akan pindah ke daerah khatulistiwa. Termasuk Indonesia yang kaya akan sumber energi alternatif,” urainya.(*)

laporan : winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *