Kejati Sumsel Terus “Pelototi” Penyimpangan Dana Covid-19

PALEMBANG, SuaraSumselNews – KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), mulai menyelidiki dugaan penyimpangan bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Terlebih, sudah ada laporan dari masyarakat.

“Kami akan mempelototi dugaan korupsi di tengah pandemi Khususnya mengenai penyaluran bantuan Covid-19 di masyarakat. Kita lihat bidang-bidang yang menyentuh masyarakat langsung, akan kita telisik,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel Mohammad Rum, Selasa kemarin (22/12).

Untuk laporan dugaan korupsi dia mengaku, sudah banyak laporan yang masuk, namun masih ditelaah.
‘’Semuanya akan kita usut. Hanya saja kita tidak akan buat gaduh. Pengusutan dugaan korupsi jalan, instansi atau oknum ASN tetap kerja seperti biasa,” katanya.

‘’Hitung-hitung kita membantu Pemprov Sumsel memaksimalkan bantuan kepada warga di saat pandemi. Jika masih ada dugaan korupsi, maka ancamannya hukuman mati,” tegasnya.

M Rum meminta Kasi Penkum Kejati Sumsel harus jalan dan aktif. Utamanya kepada media atau wartawan yang ingin konfirmasi berita.

‘’Saya minta Kasi Penkum untuk membuka komunikasi 24 jam kepada wartawan,” pintanya. (rri))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *