PALEMBANG, SuaraSumselNews – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan bahwa keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral pengamanan Nataru melalui Operasi Lilin Musi 2025 di Griya Agung Palembang, Jumat (19/12).
Herman Deru menyampaikan, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana Nataru yang aman, tertib, dan kondusif di Sumatera Selatan. Ia mengapresiasi kesiapan Polda Sumsel beserta jajaran dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, bencana alam, serta meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.
“Keamanan Nataru adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Herman Deru.
Gubernur menekankan pentingnya pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan melalui koordinasi dan komunikasi yang solid antarinstansi. Ia juga mengajak organisasi keagamaan dan seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing dengan tetap berkoordinasi bersama aparat kepolisian.
Selain pengamanan darat, perhatian khusus juga diberikan pada wilayah perairan guna mengantisipasi potensi kecelakaan serta gangguan keselamatan.
Herman Deru turut menyoroti kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari jalan tol, bandara, hingga pelabuhan, agar mobilitas masyarakat selama Nataru berjalan lancar.
Ia meminta agar perbaikan jalan tol yang mengalami kerusakan segera dilakukan serta memastikan pembukaan ruas tol baru guna mengurai kepadatan arus lalu lintas.
Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi menjelaskan bahwa Operasi Lilin Musi 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi tersebut mencakup pengamanan ratusan rumah ibadah, objek wisata, serta simpul-simpul transportasi utama di wilayah Sumatera Selatan.
“Tiga jalur utama transportasi darat menjadi fokus pengamanan kami, dengan pendekatan yang mengedepankan kenyamanan sosial dan spiritual masyarakat,” kata Kapolda. (*)






