Tim MIPA Unsri Bina Karang Taruna
INDRALAYA, SuaraSumselNews | BANYAKNYA kulit buah durian, bahkan menjadi pekerjaan tersendiri bagi Dinas Kebersihan saat musim buah ini. Makanya, membuat tim MIPA Unsri Indralaya berinisiatif melakukan kegiatan pembinaan bagi Karang Taruna dan ibu-ibu PKK Desa.
Buktinya, belum lama ini, tepatnya November 2020, di Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir, dikediaman Pejabat Kepala Desa Pulau Semambu, Muhammad Tarzan ada kegiatan.
Maksudnya, tim MIPA Unsri ini, dipimpin Drs Almunadi T Panagan MSi dan Drs Zainal Fanani MSi, beranggotakan Drs Pradanto Poerwono DEA, Suheryanto, MSi dan Abdul Gofur,MSi, melaksanakan pembinaan pemanfaatan kulit durian dan buah kelapa, diolah menjadi sebuah produk sabun kecantikan.
Drs Zainal Fanani, MSi dalam paparannya mengatakan, kulit durian yang selama ini menjadi limbah, namun setelah dilakukan penelitian, ternyata memiliki kandungan anti oksidan dan zat pektrin yang dapat meningkatkan imunitas tubuh manusia. Dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat menangkal berbagai serangan penyakit dan radikal bebas, menjadikan tubuh sehat alami sepanjang hari melalui produk sabun kecantikan.
Lanjut Zainal Fanani, kulit durian dan buah kelapa merupakan dua jenis bahan baku diolah menjadi produk sabun kecantikan,. Dimana kelapa akan menghasilkan virgin coconut oil (vco) atau minyak kelapa murni. Dari perpaduan dua jenis bahan baku (BB) menjadikan sebuah produk sabun kecantikan yang mampu memberikan khasiat lembab dan lembut pada kulit. Bahkan mempercepat penyembuhan dan mempercantik kulit.
Produk sabun dari BB kulit durian dan kelapa ini diberi merek Sanjo. Melihat manfaat besar dari olahan kulit durian dan buah kelapa, kegiatan ini merupakan pengabdian tim MIPA Unsri Indralaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sebagai industri rumahan masyarkat desa Pulau Semambu.
Menyambut positif dan bertekat mengembangkan usaha ini. Bahwa
pengamatan media dilapangan, upaya tim MIPA Unsri ini patut mendapat respon dari pemerintah dan berikut upaya pelaksanaannya menjadi program pemerintah, khususnya pemerintahan desa.
Sehingga upaya ini menjadi sebuah usaha industri rumah tangga masyarakat, terlebih lagi dimasa pandemi Covid 19.
Agar upaya dan kebijakan tim MIPA Unsri ini bermanfaat, sekali lagi pemerintah patut segera merespon dan mempasilitasihi kegiatan tersebut di masyarakat dengan kebutuhan dan keperluannya.(*)
laporan : gusti ali




