oleh

Dua Tembak Mati, Empat Diamankan

Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia   

PALEMBANG, SuaraSumselNews- BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel dan Bea Cukai Palembang tangkap empat bandar narkoba. Diantaranya, jaringan Malaysia-Indonesia. Dan dua  tersangka ditembak mati, dari 4 tersangka yang diamankan.

“Jumlah tersangka ada empat. Tapi dua kita tembak mati, karena melawan saat akan ditangkap. Dua yang kita tembak mati inisial HD dan MY. Mereka membawa langsung barang bukti ini dari Malaysia,” jelas Kepala BNN Sumsel, Brigjen Jon Turman Panjaitan di RS Bhayangkara Palembang, Rabu (9/5).

Kata Turman, empat tersangka ditangkap di Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), Banyuasin sekitar pukul 05.00 WIB dini hari tadi. Penangkapan dilakukan, setelah pihaknya melakukan pengintaian selama satu pekan bersama pihak Bea Cukai.

BACA JUGA:  Belasan CPNS Lahat Positif Covid, Ajukan Tes Susulan

“Untuk tersangka yang mati, berinisial H dan Y. Mereka merupakan warga asal Aceh. Barang bukti yang disita ada sabu seberat 3 kilogram dan 5.000 butir pil ekstasi yang semua dibawa dari Malayasia,” ujar jenderal bintang satu ini.

Masih kata dia, peredaran sabu dan ekstasi ke Sumsel mulai gunakan jalur baru. Dimana aliran sungai Musi dimanfaatkan sebagai jalur tikus untuk memasukkan barang haram itu ke Bumi Sriwijaya.

“Dulu banyak peredaran itu masuk dari jalur darat dan udara. Tapi sekarang para bandar ini sudah melalui jalur-jalur tikus di Sungai Musi untuk mengirim barang. Hal ini yang perlu kita waspadai. Tembak mati ini juga sebagai peringatan keras kami,” tegasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Palembang Segera Revitalisasi 20 Titik Taman

Kasi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Palembang, Januri menyebut pihaknya terus melakukan pengawasan di jalur-jalur rawan. Terutama bandara, pelabuhan dan jalur-jalur tikus di perairan Sungai Musi.

“Selama ini kita terus pantau jalur-jalur tikus. Tapi memang ini baru terungkap setelah dilakukan pemantauan oleh tim gabungan BNN dan Bea Cukai. Kedepan kita juga perketat barang-barang masuk dari luar,” ujar Januri.

“Saat ditangkap oleh tim gabungan tadi pagi, tim sempat kejar-kejaran dengan dua tersangka. Dimana kedua tersangka ditangkap setelah keluar dari pelabuhan,” kilahnya. (*)

laporan : winarni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait