PALEMBANG, SuaraSumselNews- Orientasi pelatihan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, saat ini memasuki tahapan kedua. Dalam latihan fisik khusus bagi penjaga tahanan, diberikan latihan bela diri. Tujuannya agar mereka siap menjaga tahanan dan narapidana ketika ditugaskan.
Koodinator tim pengajar, Tri Purnomo, menyatakan, peserta tak hanya dilatih bela diri saja, namun mereka pun dilatih untuk memahami cara menangani atau menghadapi kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (lapas).
“Pengajar juga memberi pelatihan cara menggunakan perlengkapan anti huru-hara agar tidak mengalami cidera saat bertugas. Karena itu, saat acara penutupan orientasi, hasil latihan itu akan kita tampilkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Palembang, Heri bersama tim PK Bapas dan Kabid Lalintaskin Kanwil Kumham Sumsel, Syamsul Bahri, menyampaikan pengetahuan terkait pemeriksaan dokumen keimigrasian dan dokumen fraud kepada analisis Keimigrasian dan bagi dokter umum pertama/perawat pertama. Materi yang diberikan dokter Patriyana, pengetahuan tentang perawatan dan kesehatan.
Bagi Pembimbing Kemasyarakatannya (PK), disampaikan peran pembimbing kemasyarakatan dalam sistem pemasyarakatan dan sistem peradilan pidana anak. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari 29 Januari-3 Februari 2018, di gedung Asrama Haji Palembang. (*)





纸飞机中文版下载 具有跨平台特性,可在手机、电脑和平板等设备上同步使用。