PALEMBANG, SuaraSumselNews | AKHIRNYA Camat Sako, Rakhmanan Hidayat Pane, akhirnya mengakui kesalahannya setelah pesan yang mengajak untuk mendukung salah satu kandidat calon Wali Kota (Wako) Palembang tersebar luas. Pesan yang awalnya hanya dimaksudkan untuk keluarga, tanpa sengaja terkirim ke grup WhatsApp RT/RW dan tentu memicu kehebohan di masyarakat.
Dalam keterangannya, Rakhmanan mengungkapkan bahwa insiden tersebut murni karena spontanitas dan sama sekali tidak direncanakan. Ia menjelaskan bahwa pesan itu dikirim saat ia sedang asyik berbincang dengan keluarga mengenai pilihan dalam Pilkada yang akan datang.
“Semua berawal ketika saya membuka WhatsApp yang dipenuhi dengan notifikasi pesan. Saat itu, ada percakapan dengan keluarga yang menanyakan pilihan calon wali kota. Saya menjawab secara spontan karena sosok RD adalah satu-satunya yang kami kenal,” jelas RakhmananRabu (21/8).
Namun, karena terlalu asyik, pesan tersebut tanpa disadari juga terkirim ke grup RT/RW. “Karena keasyikan ngobrol dengan keluarga, tanpa sadar saya kirim juga ke grup RT/ RW, dan akhirnya viral seperti yang terjadi saat ini,” tambahnya.
Rakhmanan pun segera menyadari kekhilafannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia berjanji bahwa kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa depan.
“Sebagai manusia, pastinya kita punya kekhilafan, baik disengaja maupun tidak. Saya meminta maaf dan berjanji kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi,” tegasnya.
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Rakhmanan menegaskan bahwa dirinya tetap berpegang teguh pada prinsip netralitas sesuai dengan Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014.
“Yang jelas, sebagai ASN, kami berpegang teguh pada undang-undang dan peraturan pemerintah terkait netralitas ASN. Sekali lagi, saya meminta maaf atas kekhilafan yang terjadi sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” kilahnya. (*)




