BANYUASIN, SuaraSumselNews | PEMBENTUKAN Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di Puskemas dan Rumah Sakit Pratama Banyuasin memasuki tahapan final atau pemaparan implementasi kerja. Paparan dokumen pembentukan administrasi berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati Banyuasin, Selasa (28/9).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya manusia Kabupaten Banyuasin Zazili Mustofa mengatakan ada beberapa penilaian yang dilakukan dalam proses pembentukan BLUD ini.
Ada 6 dokumen yang harus dinilai, diantaranya, surat pernyataan kesanggupan, kelembagaan, prosedur kerja, pengelompokan fungsi akuntabikitas berbasis kerja, Pengelolaan sumber daya manusia dan Rencana Strategis
“Akan kita nilai layak atau tidak, penilaian langsung dari Bagian Perekonomian dan Dinas Kesehatan. Hari ini kita mulai proses, melihat bobot nilai, jika diatas 60 nilainya, akan kita rekomendasi ke Bupati untuk memiliki BLUD,”jelasnya.
Menurut Zazili, pembentukan BLUD ini bukan hanya bisa dilakukan di Dinkes saja, tetapi bisa jadi dibentuk pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, seperti Perpustakaan Daerah,Dinas Perhubungan dan Dinas Tenaga Kerja juga.
“Dengan adanya manejemen BLUD ini, Pihak Puskesmas atau Rumah Sakit bisa mengelola dan menata sendiri manejemen mereka. Sehingga memajukan lembaga. Contohnya Puskemas ada pengelolaan parkir untuk pemasukan, membuat ATM koordinasi dengan perbankan,”jelasnya.
Uang yang dihasilkan, L m lanjut Zazili, bisa menjadi pemasukan untuk pembangunan infrastruktur. Disini juga butuh orang yang mampu memimpin memajukan BLUD ini. Bagaimana mereka mempunyai Inovasi untuk menghasilkan pemasukan sehingga mandiri dan meringankan pemerintah daerah
“Masalah launching nanti, kita akan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati, karena BLUD ini sudah bicara anggaran sendiri, langsung ke Sekda dan Dinkes hanya mendampingi, kita berpacu memasuki tahapan itu,”tandasnya. (*)
liputan : temi jen husni









TG中文版网站是您了解这款流行消息应用的中心。从基本功能到高级特性,一应俱全。探索其开放性、安全性和无限可能。