Bersaing, 38 Finalis Jadi Duta Wisata

Jefri Ahmad Hafiz (Bujang), Amalia Agustina (Gedis)

PANGKALAN BALAI, SuaraSumselNews- PEMKAB Banyuasin menggelar ajang Pemilihan Bujang Gedis Banyuasin tahun 2018. Sebanyak 19 pasang putera/puteri berprestasi Banyuasin bersaing menjadi yang terbaik. Ajang tahunan yang dibuka, Bupati Banyuasin ini digelar di Graha Sedulang Setudung, Rabu kemarin (9/5) pada  pukul 13.00 WIB.

Ini merupakan kesempatan bagi pemuda-pemudi berprestasi di Banyuasin untuk promosikan pariwisata melalui ajang Pemilihan Bujang Gedis Banyuasin tahun 2018. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan duta pariwisata yang terbaik. Dan nantinya para pememang akan disertakan Pemilihan Putra Putri Sriwijaya.

Bupati Banyuasin Ir SA Supriono, MM mengapresiasi pada generasi muda yang mengikuti ajang ini. Menurutnya, pemilihan ini tidak hanya bermodal ganteng dan cantik, namun harus memiliki pengetahuan, integritas, karakter, akhlak dan rasa memiliki kecintaan pada Bumi Sedulang Setudung ini.

Ia menambahkan, kedepan diharapkan para peserta yang terpilih dapat bersinergi dengan pemerintah dan Dinas Pariwisata. Yujuannya, menggali kekayaan kita yang berlimpah. Mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, budaya yang bermacam macam. Dan juga sejarah yang panjang.  “Saya harap kalian mampu promosikan potensi kekayaan alam kita, budaya, demi kemajuan daerah,” pinta Supriono

Diucapkan selamat pada anak-anak yang menjadi finalis peserta. Karena berhasil bersaing untuk maju menuju babak final. Dan anak-anak yang belum berhasil, jangan kecewa karena kegagalan ini merupakan keberhasilan yang tertunda.

“Saya harapkan kalian nanti mampu menjadi duta pariwisata yang mumpuni, Pemilihan Bujang Gedis merupakan ajang mencari duta promosi pariwisata.”

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disdikporpa) Drs HM Yusuf, M.Si mengatakan, pemilihan Bujang Gedis Banyuasin, salah satu atraksi wisata yang melahirkan budaya melayu Islam Banyuasin. Sekaligus sarana pengembangan potensi bakat, kreatifitas dan kecerdasan pada generasi muda.

‘’Para Bujang Gedis yang terpilih turut serta mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah khususnya Banyuasin,” katanya. Dan ke-38 peserta merupakan utusan yang berlatar belakang berbeda-beda. Diantaranya swasta, dinas instansi pemerintah, mahasiswa, masyarakat umum dan SMA sederajat.

Seperti diketahui pemilihan Bujang Gedis Banyuasin dilaksanakan dengan sistem gugur, setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri. Kemudian peserta diseleksi menjadi 10 besar. Diseleksi lagi menjadi 6 besar. Dari 6 besar mereka memperebutkan juara 1, 2 dan 3 mendapatkan tropy, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Selain itu juara harapan 1, 2 dan 3, katagori juara favorit dan fhotogenic.

Juara 1 Bujang Banyuasin 2018, Jefri Ahmad Hafiz. Juara 1 Gedis,  Amalia Agustina (Siswa SMA N 1 Banyuasin III ). Wakil 1 Bujang, Ari Oktaferi, Wakil 1 Gedis, Silvia Vivin Ramadianti. Wakil 2 Bujang, Ayub Firmansyah, Wakil 2 Gedis, Melinia Aulia Putri.

Kemudian, harapan 1 Bujang, Juliansyah, harapan 1 Gedis, Lidya Diana Tiffany. Harapan 2 Bujang, Risang Narota Ragwedha dan harapan 2 Gedis, Siti Rukmiyati. Harapan 3 Bujang, Erfandi Pratama, dan harapan 3 Gedis, Jasmine Salsabil. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *