INDRALAYA, SuaraSumselNews – KEMBALI mrngular antrean panjang kendaraan berbahan bakar jenis solar di sejumlah SBPU wilayah Ogan Ilir. Toh menunpuk hingga menganggu kelancaran arus lalu lintas jalan raya.
Pantauan media ini dilokasi sejak Jum’at (18/8) hingga berita ini dimuat, kondisi menumpuknya kendaraan berat berbahan bakar jenis solor masih terlihat hingga mengular panjang mengganggu arus lalu lintas jalan.
Saat dikonfirmasi kepada petugas SPBU, diperoleh penjelasan yang sama, bahwa akhir-akhir ini pengiriman atau suplay BBM jenis solar dari Pertamina pemasaran Sumsel mengalami keterlambatan.
Saat diminta konfirmasi kepada pihak Pertamina pemasaran Sumsel, mereka hanya berjanji akan memberikan penjelasan. Namun hingga berita ini dimuat belum didapat penjelasan apa dan mengapa pihak Pertamina Sumsel diduga kembali tidak konsisten dan tidak komitnen melakukan kewajibannya dalam menunjang kelancaran operasional SPBU melayani hajat masyarakat, dan menunda kelancaran suplay BBM jenis solar ke SPBU.
Beberapa orang sopir kendaraan berbahan bakar solar yang sedang antrean menunggu BBM solar, menyampaikan keluhannya kepada awak media ini, dengan nada kesal dikatakannya, memang sebagai rakyat kecil kami ini terus menerus disusahkan. Padahal kami ini beli BBM ini tidak berhutang, kami membeli dengan cara tunai, tapi kami tetap dibuat menderita.
Bayangkan kami harus antrean lama bahkan hingga menginap di SBPU ucapnya kesal. Diketahui media ini dilapangan, dan hingga saat ini belum diperolehnya penjelasan dari Pertamina Sumsel. Mengapa dan apa sebab terjadi keterlambatan pengiriman BBM solar.
Pihak Pertamina sebaiknya dan patut turun kelapangan langsung guna melihat kondisi ini, dan mencari solusi terbaik mengatasi semerautnya ketersediaan BBM solar.
Bahwa pihak Pertamina sebaiknya tatap konsisten dan komitmen menjaga dan menciptakan kelancaran suplay BBM. (gus)




