PALEMBANG, SuaraSumselNews | Dalam rangka memperingati hari buruh internasional Tahun 2020 atau May Day di tengah pandemi, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sumsel dan DPC Federasi Serikat Buruh Niaga, Informatika, Keuangan, Perbankan dan Aneka industri (FSB Nikeuba) Kota Palembang membagikan 750 paket sembako.
Pembagian sembako kepada karyawan yang di rumahkan atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh pihak perusahaan akibat dampak Corona Virus Disaese-19 (Covid-19) di wilayah Sumsel.
Koordinator Wilayah KSBSI Sumsel, Ali Hanafia, didampingi ketua FSB Nikeuba Palembang, Hermawan mengatakan, ratusan paket sembako yang dibagikan tersebut dibagikan kepada ribuan buruh yang terdata dalam 11 perusahaan di Sumsel akibat dampak dari pandemi Corona.
“Alhamdulillah, hari ini pembagian sembako gratis kita serahkan secara simbolis karena tidak bisa di hadirkan secara keseluruhan hanya perwakilan buruh perusahaan,” jelasnya di Sekretariat KSBSI Sumsel Jln. Sersan Sani Lorong Kandis II, Jumat (1/5/2020).
Menurutnya dari data buruh perusahaan yang terlampir hari ini di K-SBSI Sumsel untuk dibagikan sembako sebanyak 365 paket berisikan beras, terigu, minyak goreng dan mie instan .
“Kriteria dibagikan ini khusus diutamakan buruh karena di PHK, dirumahkan, serta sebagian buruh kerja dan tidak maksudnya kadang bekerja dan tidak,” ungkapnya.
Ia berharap dengan peringatan Mayday 2020, menghimbau pemerintah agar lebih intens memperhatikan kesejahteraan buruh terutama di perusahaan, sosial dialog untuk disampaikan kepada pemimpin perusahaan.
Adapun jumlah sembako dibagikan sebanyak 750 paket sembako yang sudah terdata dalam Perusahaan diantaranya PT. Karya Sawit Lestari Kab. Banyuasin (100 orang), PT. Golden Oilindo Nusantara Kab. Ogan Ilir ( 33 orang), PT. Kenten Jaya Kota palembang (13 orang), PT. Sriwijaya Palm Oil Indonesia Kab. Banyuasin : 17 orang, PT. Interbis Sejahtera Kota Palembang (20 orang), PT. Srikandi Inti Lestari Kab. Banyuasin (11 orang).
“PT. Mariana Bahagia Kab. Banyuasin (106 orang), PT. Prasidha Aneka Niaga kota Palembang (30 orang), PT. Sukses Sawit Gasing Kab. Banyuasin (25 orang), PT. Belitang Panen Raya kota Palembang (10 orang), PT. Tunas Baru Lampung Kab. Banyuasin (13 orang) dan buruh perusahaan, swalayan dan hotel yang tergabung dalam keanggotaan KSBSI Sumsel dan FSB NIKEUBA kota Palembang (385 orang),” jelasnya.
Sementara, Ketua FSB NIKEUBA Kota Palembang, Hermawan SH menambahkan ada beberapa perusahaan anggota buruh tergabung di K-SBSI yang menerima bantuan sembako. Namun di luar anggota, itu masih banyak.
“Yang berhak menerima itu buruh PHK dan belum memenuhi kebutuhan hak-haknya soal ekonomi, di rumahkan dengan tidak diberikan upah, sebagian kerja dan tidak dengan upah tidak maksimal, selain itu, sistem pembagian sembako yakni dengan cara perwakilan dari DPC, PK serikat datang ke Sekretariat untuk pengambilan paket sembako dan langsung diantarkan ke anggotanya dor to dor kerumah masing-masing,” jelasnya. (@)




