KPU Palembang Laksanakan Debat Publik
PALEMBANG, SuaraSumselNews- KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang gelar debat terbuka Pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang. Ada empat Pasangan Calon (Paslon) Walikota — Wakil Wali Kota Palembang memaparkan program unggulannya dalam debat terbuka, Jumat malam kemarin (22/6) di di Hotel Aston Palembang.
Sementara, KPU Palembang hadirkan, lima panelis masing-masing, Prof Dr Didik Susetyo (FE Unsri), Riduan, SH, MHum (FH Unsri), Prof Erica Bukori (Ahli Transportasi Unsri), Prof Abdullah Idi (UIN) dan Yudha Mahrom (UMP). Dan Dian Mirza selaku moderator yang disiarkan tv lokal, TVRI, PalTV dan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Palembang.
Pasangan nomor urut 1, H Harnojoyo — Fitrianty Agustinda memaparkan visi dan misinya. Mereka akan melanjutkan Palembang Emas dengan mengedepan budaya gotong royong. Menjaga situasi kondusif dan itulah Palembang Darussalam yang diidamkan.
Pasangan nomor urut 2, H Sarimuda — H Abdul Rozak juga paparkan bahwa saat ini Kota Palembang sudah menuju Palembang Gemilang Darusalam. Namun hal tersebut belum juga terwujud.
Makanya, Paslon nomor urut 2 ini berkomitmen untuk memberantas kemiskinan dan pengangguran, menangani banjir, kemacetan dan dua tahun jalan Kota Palembang bagus dan mulus. Kemudian pembenahan tata kelola pemerintah.
Pasangan nomor urut 3, Akbar Alfaro dan Hernoe Roespriaji menyatakan, akan menjalankan program 5 G yaitu kelola tata pemerintah baik, pelayanan publik baik, tata lingkungan baik, sumber pendapatan baik dan akan menjadi Kota Palembang baik.
Sedangkan pasangan nomor urut 4, H Mularis Djahri -Syaidina Ali, akan mewujudkan Kota Palembang Baru dan akan menyelesaikan masalah banjir, pengangguran, kemiskinan dan kemacetan.
Kemudian, pengendalian birokrasi pemerintah terbuka dari bawah dan intensif RT/RW Rp 1 juta per bulan. Dan menghadirkan program Irwana.
Ketua KPU Palembang, Syarifuddin mengatakan, debat kandidat kali ini merupakan bentuk kampanye dan saat ini pihaknya gandeng televisi nasional dan lokal.
Sehingga masyarakat dapat mengenal calon Wali Kota Palembang. Saatnya pencoblosan 27 Juni 2018, warga dapat menentukan pilhannya.
Sementara, pengamanan debat publik itu, pihak pengamanan gabungan dari Polri-TNI menurunkan personel sebanyak 455 orang. Juga tampak Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono HB serta jajarannya yang ikut mengawasi semua lokasi debat tersebut. (*)









电报中文版为您详解这款流行通讯工具的各项特性。从加密聊天到频道广播,应有尽有。