oleh

Pertama Kali, PT Bomba Group Kurban 7 Sapi Sekaligus

PALEMBANG, SuarSumselNews | CEO PT Bomba Group, H Setiawan Ichlas bersama Dr RM Taufik Husni menyumbangkan 7 (tujuh) ekor sapi dengan berat rata-rata berat 700 kilogram hingga 1 ton perekor Sapi untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha.

Hewan sapi kurban tersebut akan diserahkan di tujuh masjid, mushola dan lingkungan warga sekitar kota Palembang, untuk disembelih lalu dibagikan kepada warga yang memang layak membutuhkan.

“Alhamdulillah, Hari Raya Idul Adha 1441 H ini penuh dengan keberkahan dan memang luar biasa, secara pribadi belum pernah terjadi, ini pertama kalinya bisa berkurban 7 ekor sapi. Berawal dari niat dan cita-cita, semuanya dikabulkan Allah SWT melalui PT Bomba Group,” kata Dr RM Taufik Husni ujarnya kepada awak media, Kamis (30/7/2020).

Dikatakan Taufik Husni, tujuh tempat masjid dan mushola itu antara lain Yayasan Masjid SMB Jayo Wikramo, Masjid Taqwa, Masjid Baiturrahman, Masjid Haqqul Yaqin, Mushola Nurul Huda, Komplek Grand Hill, Kawasan Kebun Gede (Musi 6).

“Untuk Masjid SMB Jayo Wikramo sapi berat satu ton diserahkan berbarangan sapi Pak Presiden Jokowi dan Gubernur Sumsel, lalu Masjid Taqwa itu mencapai 700-800 kg. Semua sapi yang dikurbankan ini adalah betul-betul layak untuk di kurbankan dan cukup umur juga dan sehat. Intinya, bermanfaat dan bisa dinikmati bagi penerima kurban,” ucap ketua YLKI Sumsel.

Selain itu Taufik berpesan dalam kurban kali ini, bahwa PT Bomba Group meminta kepada masyarakat agar tetap waspada, tetap menjaga protokol kesehatan terutama dalam memanilisir penyebaran daripada Covid-19.

“Pesan inilah melalui hewan yang sehat untuk dikurbankan, semoga masyarakat yang menerima dapat betul- betul bermanfaat dengan daging yang akan dikonsumsi ini,” harap Taufik

CEO PT Bomba Group H Setiawan Ichlas dan Dr RM Taufik Husni.

Selanjutnya, di Hari Raya Idul Adha ini berharap kepada masyarakat agar selalu mendoakan terutama seluruh segenap pengurus tergabung di PT Bomba Group, baik pengurus, karyawan dan semua yang terlibat didalamnya. “Mudah-mudahan lebih terbuka rezeki luas sehingga bisa melakukan perbuatan yang baik dan bermanfaat untuk sesama paling tidak peduli kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah wabah Covid-19 ini,” pungkasnya.

Diketahui tujuh nama-nama berkurban untuk di Yayasan Masjid Agung SMB Jayo Wikramo atas nama PT Bomba Group antara lain, Alm M Ichlas bin Abdullah, Hj Mutawaliyah binti Karto Rejo Modo, H Setiawan Ichlas bin Ichlas Toha, Alvin Reynaldi bin Setiawan Ichlas, Steven Reynaldi Setiawan bin Setiawan Ichlas, RM Taufik Husni bin R.H Manteri Hamid, dan Nyayu Sawitri binti Kgs HM Rusdi Mahmud.

 

Masjid SMB Jayo Wikrama Terapkan Protokol Kesehatan

Sholat Idul Adha, dan Penyembelihan hewan kurban meski di tengah pandemi Covid-19 namun pelaksanaannya hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Meski Palembang saat ini kembali ditetapkan zona merah Covid-19, Masjid Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikrama (Masjid Agung) tetap akan melaksanakan sholat Idul Adha pada 10 Dzulhijah 1441 Hijriah atau bertepatan dengan hari Jumat, 31 Juli 2020.

“Sholat Idul Adha besok bisa dilaksanakan, namun ada kiat-kiat khusus yang perlu diperhatikan, di antara lain jamaah akan di batasi. Biasanya sampai diluar masjid tetapi kali ini hanya didalam ruangan masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Ketua Yayasan Masjid SMB Jayo Wikrama, Ir Kgs H Ahmad Sarnubi, Kamis (30/7/2020).

Kemudian, bertindak selaku imam sholat Idul Adha di Masjid SMB Jayo Wikrama, yakni KH Kgs Nawawi Dencik Al-hafizh dan Khotib Dr Supatmiko Khohar. Di perkirakan sekitar 3000 orang jumlah jamaah tahun ini, dibatasi separuh dari kapasitas total Masjid SMB Jaya Wikrama.

Untuk penyembeliha hewan qurban, lanjut Sarnubi pemotongan akan di lakukan Jumat (31/7) malam usai ba’da sholat isya. Esoknya, akan dibagikan kepada masyarakat melalui RT secara door to door.

“Penyembelihan hewan kurban di masa pandemi Covid-19 di lakukan malam hari, petugas tertentu telah menangani masing-masing dan tidak boleh bergantian. Petugas berjumlah 10-15 orang,” ujarnya.

“Sistem pembagian tidak dilakukan di masjid tapi melalui RT dengan menyerahkan data-data warga. Ada 15 RT yang menerima hewan kurban, di perkirakan 1000-1500 kantong,” tambah dia.

Kemudian, tahun ini ada 8 ekor sapi yang berkurban di masjid SMB Jayo Wikrama, diantara lain Presiden Jokowi, Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, Walikota Palembang, PT Bomba Group, Bank Sumsel Babel, dan masyarakat.

“Dibandingkan tahun kemarin, hampir sama yang berkurban di masjid SMB Jayo Wikrama. Malah bertambah tahun ini yang berkurban,” paparnya.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed