oleh

Pembagian Bansos Ogan Ilir, Ada Warga Dapatkan Ganda

Dinsos Akan Data Ulang Penerima Sembako

 

INDRALAYA, SuaraSumselNews | IRONIS memang ditengah mewabahnya Covid 19, masih terjadi tumpang tindih pembagian Bantuan Sosial (Bansos). Diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat.

Buktinya terjadi di Desa Sribandung, Kecamatan Tanjung Batu. Salah seorang warga yang meminta namanya tak ditulis mengatakan, keluhannya bahwa dia termasuk diantara 25 warga Desa Sribandung hingga saat ini tidak menerima Bansos berupa BLT .

Toh anehnya, justru ada warga di desa ini menerima Bansos ganda (double). Bagaimana tidak? Kok, kinerja Kades dan perangkatnya tidak mendata kami. Sedangkan yang lain menerima Bansos secara ganda, ujar dia kepada media ini.

Ditambahkan, patut diduga terkait rancunya penerima BLT tersebut, ada oknum yang menggunakan kesempatan dalam mendata. Dan mendahulukan nama keluarganya. Apakah itu ulah oknum Kades, Camat bahkan oknum Dinsos Kabupaten Ogan Ilir (? )

Sementara, Camat Tanjung Batu, Dasri saat dikonfirmasi mengatakan, jika terdapat data ganda penerima Bansos BLT itu karena semula ada yang telah terdaftar sebagai penerima Bansos lainnya. Lalu pada saat pendaftaran ulang, nama itu terdaftar kembali. Oleh sebab itu dia berjanji akan di sempurnakan daftar penerima berikutnya, ujar Camat Dasri.

Sementara itu Kades Sribandung M.Pansuri saat dikonfirmasi tidak berhasil dihubungi.

Terkait rancunya penerima BLT dan Bansos di Desa Sribandung sangat disesalkan banyak pihak. Terlebih pada masa pandemi Covid -19 ini. Dimana warga sangat mendambakan bantuan dari pemerintah.Dan berharap Kades dapat bertindak adil dan berpihak kepada masyarakat secara keseluruhan.

Sedangkan rancunya, penerima Bansos BLT bukan hanya terjadi di Desa Sribandung Kecamatan Tanjung Batu saja. Tetapi juga di beberapa Desa/Kelurahan di Kabupaten Ogan Ilir lainnya.

Kadinsos Kabupaten Ogan Ilir Irawan Sulaiman, saat dikonfirmasi menanggapi semua keluhan masyarakat. Dia berjanji untuk mendata dan menyempurnakan data penerima Bansos tahap berikutnya. Ya akan diseleksi lebih ketat, supaya tidak terjadi lagi.

Kata dia, bila masyarakat telah mendapat Bansos berupa BLT, maka tidak lagi berhak memperoleh Bansos lain. Kecuali jika diatur sesuai peraturan, ujar Irawan singkat. (*)

laporan : gusti ali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed