oleh

Air Panas Nyelanding Bisa Dikonsumsi Pengunjung

Objek Wisata di Bangka Selatan

 

MENTARI pagi hangat menyapa, saat saya menapakkan kaki di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk menikmati indahnya tempat wisata
yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.

Selain terkenal akan keindahan alam dengan pantainya, pulau Bangka ternyata memiliki tempat pemandian air panas dengan pemandangan sunrise yang alami serta eksotis.

Disini sebuah sirkuit balapan sepeda dengan rute mengelilingi kawasan air panas, hasil karya pemuda setempat, langsung menyapa setibanya saya dilokasi. Uniknya, air panas yang ada disana selain aman dikonsumsi sekaligus menjadi tempat bagi warga setempat untuk mengambil air minum.

Memang, wahana pemandian air panas di Desa Nyelanding Kabupaten Bangka Selatan, ternyata begitu indah. Sejuknya udara pagi, membuat saya sangat merasa senang saat sedang berada di lokasi. Uap panas keluar secara alami di atas permukaan air membuat suasana pagi hari tampak diselimuti kabut.

Sebuah kolam raksasa dengan tempat pemandian, siap memanjakan saya bersama para pengunjung lain. Apalagi sudah tak sabar ingin merasakan sensasi mandi dengan air panas yang alami itu.

Demi untuk menjaga keasrian alam, saya bersama para pengunjung dilarang mandi dengan menggunakan sabun. Disisi kanan atas tempat pemandian, ada sebuah sumur kecil yang airnya sangat begitu jernih.

Uniknya, sumur ini tidak pernah mengering meski dilanda kemarau panjang dan airnya aman karena bisa langsung dikonsumsi. Hampir semua warga Nyelanding mengambil air di sana untuk dikonsumsi.

Sementara bebatuan alami yang berada disekitar lokasi menambah keindahan pemandangan tempat wisata.
Indah, (25), salah seorang pengunjung asal Kota Palembang saat dijumpai wartawan di lokasi tempat wisata mengatakan, berharap Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan bisa menambahkan berbagai fasilitas tambahan untuk para pengunjung. Karena saya melihat disini masih banyak fasilitas yang seharusnya bisa disediakan untuk para pengunjung.” harapnya.

Juga Abe (40) warga Desa Nyelanding mengatakan, banyak yang mengambil air di sini untuk dikonsumsi warga. Karena jaraknya sangat dekat. “Saya biasanya setiap dua hari atau tiga hari sekali mengambil air di sini, bisa dua galon sampai tiga galon,” bebernya.

Ya setiap akhir pekan para pemuda desa setempat biasanya menggelar event bersifat edukatif dan informatif. Maksudnya guna mempopulerkan tempat wisata yang ada di sana. Mulai dari mengadakan jalan santai, lomba mewarnai, ratusan peserta kerap didominasi oleh anak usia dini.

Selain itu Ben, (32), tokoh pemuda Desa Nyelanding mengakui, ini adalah salah satu cara yang bisa kami lakukan untuk mempromosikan pariwisata Bangka Selatan. Salah satunya adalah tempat wisata pemandian air panas yang ada di desa ini, paparnya. (*)

laporan : adeni andriadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed