oleh

TKS Ogan Ilir Peserta BPJS

Dapat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian

 

INDRALAYA, SuaraSumselNews | SESUAI diatur dalam PP Nomor 44 tahun 2015, tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, maka Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ogan Ilir diisertakan menjadi mendapat jaminan kecelakaan kerja dengan jaminan kematian.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Ilir, Ahmad Saili, ST, mengatakan, menindak lanjuti himbauan Bupati Ogan Ilir terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan non ASN, maka Dinasnya mengkoordinir pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Lanjut Ahmad Saili, TKS di OPD Kabupaten Ogan Ilir saat ini berjumlah 4.333 TKS tersebar di 34 OPD, 16 Kecamatan dan 14 Kelurahan. 1.100 TKS diantaranya telah terdaftar dan berhak memiliki jaminan kecelakaan dan kematian.

Bahwa besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang wajib disetor perbualan sebesar Rp 16.000, menjadi tanggungan OPD dimana TKS bekerja.
Ini langkah maju dan patut disambut positif oleh seluruh OPD. Sehingga TKS merasa tenang bekerja karena memperoleh perhatian. Dan mereka juga merupakan pelayan masyarakat yang berhak mendapat jaminan sosial, ujar Ahmad Saili.

Dikatakan, melihat manfaat positif program BPJS Ketenagakerjaan ini dan bukan hanya dapat diterapkan pada ASN dan TKS. Makanya kedepan akan dikembangkan kepada para pekerja formal. Seperti para sopir angkot, Bentor, pedagang dan lainnya. Sehingga mereka bekerja dan berusaha menjadi tenang karena adanya jaminan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. (*)

laporan : gusti ali

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed