oleh

Lahan Warga Dirampas, DPRD Segera Panggil PT Aek Tarum

Puluhan Warga Demo DPRD Sumsel

PALEMBANG,SuaraSumselNews  | SEDIKITNYA puluhan warga Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir (OKI), mendatangi kantor DPRD Sumsel. Mereka menuntut agar dikembalikan hak kepemilikan lahan yang direbut perusahaan perkebunan sejak 29 tahun lalu.

Koordinator aksi Nawawi mengatakan, berawal dari bukti kepemilikan tanah seluas 856 hektare (ha) yang merupakan tanah warisan milik warga yakni Ibrahim Idris yang ada di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI. Dan selama ini dijadikan lahan untuk perkebunan dan pertanian yang dikenal dengan istilah talang.

“Objek tanah tersebut memilki surat yang sah yang ditandatangani oleh Camat Mesuji dan dinyatakan sah oleh Pemerintah Kabupaten OKI,” ujar Nawawi keada media ini di halaman kantor DPRD Sumsel, Jumat kemarin (02/8).

Kata Nawawi, pihaknya meminta DPRD Sumsel dan Pemprov Sumsel agar memediasi warga dengan perusahaan, serta mengembalikan hak warga yang direbut oleh PT Aek Tarum yang kini bernama PT Sampoerna Agro.

“Berulang kali diadakan perundingan yang dimediasi oleh Pemkab OKI antara keluarga masyarakat dan pihak perusahaan. Namun pihak perusahaan tidak mengganti untung ataupun memberikan kompensasi yang pantas,” ujar Nawawi.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah yang menerima para pendemo mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut.

“Kok tanah rakyat diambil. Sementara Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan itu berada di Desa Tegal Sari. Itu tindakan yang tidak benar dan bertentangan dengan norma-norma hukum yang ada,” ujar Chairul S Matdiah.

Wakil Ketua DPRD Sumsel itu juga segera memanggil pihak perusahaan yang bersangkutan, termasuk juga memanggil pihak eksekutif dengan menyurati Gubernur Sumsel untuk duduk bersama menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Permasalahannya akan kita selesaikan. Secepat mungkin kita adakan pertemuan,” tandasnya.(*)

laporan : winarni

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed