oleh

Gaung APJI dan IKA Boga Sumsel Hingga Tingkat Nasional

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Halal bihalal yang di gelar DPD Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Sumatera Selatan dan Ikatan Ahli Boga (IKA Boga) Sumsel dilaksanakan setiap satu tahun sekali, namun untuk kegiatan rutin bulanan yakni dengan melakukan arisan bersama sesama anggota dengan tujuan silaturahmi.

Ketua APJI Sumsel, Pusparia foto bersama Gubernur Sumsel H Herman Deru dan istri.

Ketua APJI Sumsel, Pusparia dibincangi di sela-sela silaturahmi di rumah makan Pagi Sore, (2/7/2019) mengatakan bahwa untuk APJI dan IKA Boga gaungnya memang tidak terlalu besar namun sudah membawa nama Sumatera Selatan untuk tingkat nasional.

“APJI dan IKA Boga berhasil menjuarai masakan kuliner nusantara, untuk tingkat nasional kita juara satu membawa nama PKK Sumatera Selatan, pelaksananya adalah APJI Sumsel dan IKA Boga,” ungkapnya.

Pusparia menambahkan, untuk APJI dan IKA Boga selalu bergandengan tangan untuk setiap event dan juga untuk setiap program kerja.

“Karena APJI dan IKA Boga itu tidak bisa dipisahkan, karena APJI adalah kumpulan perusahaannya dan IKA Boga adalah ahli boga, jadi personil APJI ada di IKA Boga,” jelas Puspa sapaan akrabnya.

Puspa menambahkan PKK Sumsel menjuara lomba masakan kuliner tingkat nasional beberapa waktu lalau yang diikuti 34 provinsi pada tanggal 19-20 April 2019.

Untuk diketahui dalam gelaran Festival Kuliner Expo Nusantara 2019 tersebut, pada hari pertama, Jumat 19 April 2019 TP PKK Sumsel menampilkan menu kuliner dengan tema perayaan muda mudi (malam ningkok) dengan penyajian kambangan menampilkan botekan kue-kue tradisional Sumsel, seperti kue 8 jam, lapis legit, engkak ketan, engkak medok, engkak kricut, dadar jiwo, srikaya, lapis kojo dan makanan sepinggan celimpungan serta laksan, juga bermacam kerupuk kemplang mini dan kerupuk kemplang besar dengan diameter 50 cm, agar-agar merah, dan pisang ambon.

Selanjutnya pada hari ke-dua, Sabtu 20 April 2019, TP PKK Sumsel menyajikan menu kuliner dengan tema munggahan atau hari perayaan resepsi pernikahan, menu pembukanya tekwan, dan sajian inti berupa nasi minyak, malbi, ayam kecap, sate pentol daging, sate ikan, sambal goreng buncis, sambal nanas, dan makanan penutup srikaya.

Sajian menu yang ditampilkan pada festival kuliner nusantara 2019 merupakan hasil kolaborasi antara TP PKK Sumsel bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Boga (APJI) Sumsel dan Ikatan Ahli Boga (IKA Boga) Sumsel.

“Tiga tradisi makan di Sumatera Selatan yaitu Hidangan, Kambangan dan Bulu Sebatang, dan itu kami tampilkan semua, disitulah uniknya cara penyajian Sumatera Selatan sehingga kita terpilih jadi juara,” beber Pusparia W Raharjo.

Sementara Ketua IKA Boga Sumsel, Evi Hadenli mengatakan, kegiatan hari ini adalah salah satu bentuk kegiatan silaturahmi antar sesama anggota APJI Sumsel dan IKA Boga.

“Kegiatan ini rutin kita lakukan setiap satu tahun sekali, namun untuk silaturahmi dilakukan setiap bulan dengan melalui arisan sesama. anggota,” jelasnya.

IKA Boga Sumsel dan APJI Sumsel, dengan anggota sekitar 45 orang ini lebih ke silaturahmi. Selain itu dalam bentuk sosial asosiasi ini sering melakukan baksos, seperti membantu korban kebakaran.

“Kita juga sebagai mitra Diknas Pariwisata, membantu mengajar anak-anak sekolah juga mengikuti lomba-lomba mewakili provinsi,” bebernya singkat.(@s)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed