oleh

Korban Kecelakaan Awet Muda Dijamin Jasa Raharja

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Kecelakaan yang menimpa Speedboat Awet Muda, Senin (18/3) kemarin tepatnya di perairan Sungai Musi, Desa Upang Jaya, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, kapal cepat bermesin 200 PK menabrak pohon kayu pedado yang tumbuh di dasar sungai mengakibatkan 7 orang meninggal.

Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat terutama untuk korban kecelakaan baik angkutan penumpang umum dan lalu lintas jalan akan mendapat dana pertanggungan dari Jasa Raharja berdasarkan Undang-Undang Nomor 33  Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Sumatera Selatan (Sumsel), Jhon Veredy Panjaitan mengatakan, untuk korabn kecelakaan speedboat Awet Muda akan mendapat Jaminan Santunan Kecelakaan, sesuai dengan tingkat cidera kecelakaan.

“Semua korban kecelakaan speed boat Awet Muda telah dijamin oleh Jasa Raharja,” jelas Jhon Veredy diruang kerjanya, Selasa (19/3/2019).

Jhon menambahkan, untuk korban yang meninggal akan mendapat santunan Rp. 50 juta, sedangkan untuk yang mengalami luka-luka akan dijamin biaya selama masa perawatan.

Menurutnya, untuk korban kecelakaan yang dirawat dirumah sakit, pihaknya akan meminta data diri korban berupa KTP untuk dibuatkan surat jaminan, sedangkan bagi korban yang meninggal dunia pihaknya minta data langsung kepada ahli waris korban.

Ia menuturkan, hal tersebut dilakukan guna memastikan korban memiliki ahli waris. “Ini untuk memastikan bahwa korban tersebut memiliki ahli waris, jadi untuk ketepatan, kecepatan dan keabsahan kami cuma meminta data KTP, Kartu Kelurga (KK),” jelasnya.

Sedangkan untuk yang sudah menikah melampirkan buku nikah, dan bagi yang belum menikah melampirkan surat keterangan dari orang tua.

“Hal ini tujuannya untuk pembuatan rekening bank, karena pembayaran nanti dilakukan secara transfer kepada ahli waris, agar tidak ada pemotongan dana santunan,” bebernya, sembari menambahkan dirinya juga menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga korban.

Selain itu dirinya menghimbau kepada para sopir speed boat, agar kedepannya selalu waspada dalam mengemudikan kendaraannya, karena keselamatan lebih utama, harapnya. (as)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed