oleh

Dirlantas Polda Sumsel Sosialisasi Milenial Road Safety

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Direktur Lalulintas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwie Asmoro, SIK, MH,  mensosialisasikan bersama Pemerintah Kota Palembang melakukan sosiaslisasi South Sumatera Milenial Road Safety Festival di Cafe Debury Museum, Benteng Kuto Besak, Senin (18/2).

Dwie Asmoro, menuturkan tagline South Sumatra Millenial Road Safety Festival, berangkat dari data angka kecelakaan di Indonesia dalam satu tahun terakhir, untuk saat ini sekitar 100 ribu angka kecelakaan yang mengakibatkan mencapai 30 ribu orang meninggal setiap tahunnya.

“Dari 30 ribu orang meninggal dunia, 70 persen itu anak-anak generasi Milenial  berusia 16-30 tahun,” ujar Dirlantas yang baru satu minggu menjabat ini.

Direktur Lalulintas Polda Sumsel, Kombes Pol Dwie Asmoro, SIK, MH.

Menurutnya, itu baru di Indonesia, sedangkan dunia bisa mencapai satu juta setiap tahun. Sehingga Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) melalui WHO mengkategorikan kecelakaan lalulintas ini sebagai pembunuh nomor 5 di dunia.

“Internasional membuat sebuah program untuk menurunkan angka kecelakaan yang di sebut Dacade of Action (DOA) atau aksi keselamatan,” terangnya.

Pemerintah Indonesia selaku anggota PBB, meratifikasi program DOA itu menjadi program pemerintah yang dinamakan program Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK). Dicanangkan, sejak tahun 2011 dan targetnya berakhir tahun 2020.

“Dari tahun 2011-2018 kemarin, angka kecelakaan setelah di evaluasi belum ada angka yang signifikan masih kisaran 28-30 ribuan. Sedangkan, 2020 kita sudah berakhir program RUNK. Pemerintah Indonesia berkewajiban melaporkan ke PBB program yang sudah dikerjakan atau yang sudah tercapai,” ungkapnya.

Sehingga pemerintah membuat program kampanye keselamatan secara nasional. “Dengan tujuan secara masif menggerakkan para milenial ini lebih peduli terhadap kecelakaan di usia muda,” ucapanya.

Ia menuturkan acara ini, akan di laksanakan pada minggu 10 Maret 2019, mulai pukul 06.00 hingga 11.00. Event ini adalah event untuk generasi milenial.

Adapun, acara lainnya yakni perlombaan senam masal, genre hip hop, pemecahan rekor Muri, juga adanya food festival yang akan kita gelar di pasar 16 Ilir kota Palembang.

“Sekaligus kita, akan memecahkan rekor Muri yakni kain Jumputan terpanjang  1,1 Km, akan terbentang di atas jembatan Ampera,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas pariwisata sangat mendukung kegiatan road safety ini.

“Kegiatan ini harus bernuansa wisata dan di kemas dalam sebuah event, jika ingin memecahkan rekor,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya even Milenial ini bukan hanya masyarakat Palembang saja yang hadir, namun dari luar provinsi bahkan manca negara juga akan hadir.

“Pariwisata sebuah program, target dari pemerintahan Pak Jokowi, agar menjadi lokomotif perekonomian nasional seiring 20 juta wisatawan mancanegara yang akan hadir di Indonesia pada tahun 2019,” bebernya. (as)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed