Dampak Amonia, Pusri Buka Posko Berobat gratis

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Dampak start up dari pabrik PT Pusri I B, Kamis (1/11) malam mengakibatkan sejumlah warga 1 Ilir mengeluh sesak nafas dan pusing dan langsung di bawa ke RS Pusri untuk dilakukan penanganan, karena berdampak kepada warga Manajemen PT Pusri hari Jumat langsung bertindak cepat dengan mendirikan posko berobat gratis bagi warga 1 Ilir dan sekitarnya.

Manager Humas PT Pusri Palembang, Hernawan L Syamsuddin (baju batik).

Manager Humas PT Pusri Palembang, Hernawan L Syamsuddin mengatakan, dampak bau amonia semalam sekitar pukul 7.30 wib malam, disebabkan saat melakukan start up Pusri I B, saat start up itu ada terpapar sedikit amonia, sehingga angin mengarah ke arah 1 Ilir, jadi masyarakat terkena dampaknya, namun hanya sesaat, ujarnya, Jumat (2/11).

“Akhirnya mereka tidak tahan, ada yang sakit mata, sesak nafas, namun mereka inisiatip ke RS Pusri dan kita tanggulangi ada sekitar 27 orang yang terdampak ,” jelasnya disela-sela membuka posko berobat gratis di 1 Ilir.

Menurutnya yang terdampak lebih kepada anak-anak dan remaja.

“Hari ini kita buka posko pengobatan gratis, jadi yang semalam belum berobat kita usahakan berobat disini,” bebernya.

Menurutnya, bagi warga yang belum sempat berobat di RS Pusri, diharapkan dengan adanya posko ini bisa ditanggulangi disini.

“Hari ini kita usahakan dari masyarakat di kelurahan 1 Ilir di dekat Masjid Sultan Agung kita kumpulkan disini, siapa tau semalam mereka belum ke RS Pusri, walaupun bukan warga disini tetap di akomodir,” bebernya.

Ia menambahkan di posko gratis ini dibagikan vitamin-vitamin dan obat-obatan dan susu cair bagi warga.

“Kita harapkan selama tiga hari ini masyarakat 1 Ilir bisa berobat disini,” harapnya.

Sementara itu Reza salah satu karyawan PT Pusri mengungkapkan untuk proses di pabrik sendiri rutin dilakukan start up dan shutdown dan bukan jadi masalah.

“Tidak ada kebocoran, mungkin karena perporma dari pompa dari kompresor itu harus ada pemeliharaan dan biasa kita lakukan secara rutin, sekarang ini sedang menuju start up secara normal,” jelasnya singkat. (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *