Daryono: 2019 Target PLN 100% Sumsel Berlistrik

PLN Apresiasi Karyawan

Penghargaan Purna Karya bagi karyawan PLN.

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Puncak peringatan Hari Listrik Nasional ke-73 tahun 2018, dipusatkan di Kantor PLN UIP Sumbagsel, Senin (29/10), diwarnai dengan pemberian penghargaan Purna Karya bagi karyawan PLN yang telah berpestasi dan mengabdikan diri kepada PLN.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang memilik kosep, Membangun Negeri, selalu memberikan penghargaan bagi pegawai yang telah berdedikasi atas kesetian kerjanya, selama dua windu (16 tahun) atau lebih yang mengabdikan diri di PLN.

“Jadi kita bangga, saat melihat hasil kerja kita menerangi suluruh rakyat Indonesia dan bisa membantu orang banyak,” jelas Susilo, yang sudah mengabdikan diri selama 31 tahun di PLN UIW S2JB usai upacara Hari Listrik Nasional, Senin (29/10).

Susilo mengakui cinta kerja dengan PLN dan merasa bangga, saat melihat hasil kerja bisa menerangi suluruh rakyat Indonesia dan bisa membantu orang banyak.

“Itu yang menginspirasi saya tetap setia dengan PLN,” ungkapnya.

Selain itu pria 56 tahun ini sangat mengapresiasi apa yang dilakukan management PLN terhadap pegawai-pegawainya di seluruh Indonesia. “Managementnya sudah ada perbaikan karena sudah mulai ada penghargaan-penghargaan untuk pegawainya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Susilo juga berpesan untuk rekan seprofesi untuk tidak berurusan dengan KPK. “Rekan-rekan jangan sampai berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lainnya,” himbaunya.

Usai upacara, 15 orang yang menerima penghargaan Purna Karya dalam bentuk cincin, setelah itu dilakukan teleconference, di ruang tamu Gedung PLN UIP Sumbagsel.

Teleconference Bersama Lima Desa

General Manager PLN UIW S2JB, Daryono bersama Kepala Dinas ESDM Sumatera Selatan, Robert Harry dan undangan lain saat melakukan teleconference bersama lima desa yang dialiri listrik.

Pada kesempatan tersebut General Manager PLN UIW S2JB, Daryono melakukan teleconference dengan lima desa yang dialiri listrik yakni Desa Air Bening Kabupaten Musi Rawas Utara, Desa Sitogar Upang Jaya Kabupaten Banyuasin, Desa Langsatan Kabupaten Muara Enim, Desa Jadi Mulya Ridan Kabupaten Musi Rawas Utara dan Desa Ringin Sari Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kesempatan tersebut Daryono berbincang langsung dengan warga yang menikmati aliran listrik di hari Hari Listrik Nasional ke-73 tahun 2018, Seni (29/10).

Perlu diketahui untuk tahun 2018, jumlah desa berlistrik di Provinsi Sumatera Selatan sejumah 3.166 Desa dari total 3.239 Desa yang ada di Sumatera Selatan. Sebanyak 1.494 Desa Berlistrik dari total 1.562 Desa di Provinsi Jambi, dan sebanyak 1.509 Desa Berlistrik dari total 1.513 Desa di Provinsi Bengkulu.

General Manager PLN UIW S2JB, Daryono usai teleconfrence mengungkapkan penignkatan jumlah desa berlistrik diikuti dengan peningkatan rasio elektrifikasi yang mengingkat pada tahun 2017 sebesar 87,40% menjadi 90,52% pada September 2018.

“PLN berkomitmen untuk terus mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui adanya listrik. Jelas Daryono

Selain itu Ia menambambahkan untuk tahun 2019 target PLN UIW S2JB menuju 100% Rasio Desa Berlistrik.

Selain itu, jelas Daryono, untuk jumlah penambahan listrik tahun 2018 yakni 11 desa yang ada di Sumatera Selatan, dengan potensi pelanggan sebesar sebesar 6.860. 28 desa di Provinsi Jambi dengan potensi pelanggan sebesar 5.450, dan 5 desa di Provinsi Benggkulu dengan potensi pelanggan sebesar 1.450.

Saat ini masih ada desa yang belum mendapatkan penerangan. Banyak daerah yang masih memakai genset untuk menerangi wilayahnya. Nantinya jika sudah di aliri listrik tentu pengeluaran di desa tersebut akan berkurang.

“Masih ada sekitar 70 Desa lagi yang akan di aliri listrik oleh PLN sampai 2019 mendatang,” ungkapnya. (as)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar